Rachmawati Soekarnoputri membantah tudingan makar
Rachmawati Soekarnoputri membantah tudingan makar

Jakarta | rakyatmedan.com
Polisi menggeledah rumah Rachmawati Soekarnoputri. Penggeledahan dilakukan sebagai tindak lanjut proses hukum kasus dugaan makar yang menjerat anak ketiga Presiden Soekarno dan Fatmawati itu.

"Benar, hari ini rumah bu Rachma juga dilakukan penggeledahan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (15/12).

Namun, Argo belum bisa merinci perihal penggeledahan yang dilakukan hari ini. "Tim sedang bergerak. Saya belum dapat detail laporannya," katanya.

Aldwin Rahadian, kuasa hukum Rachmawati, mengamini adanya penggeledahan. Dia mengaku dihubungi Rachmawati bahwa ada penggeledahan di rumahnya di Jalan Jatipadang Raya Nomor 54, Jakarta Selatan.

"Saya sedang menuju rumah bu Rachma," kata Aldwin.

Malam tadi, polisi juga menggeledah dua tempat terkait kasus dugaan makar. Penggeledahan pertama dilakukan di ruang kerja Rachmawati di Yayasan Universitas Bung Karno (UBK) pada pukul 11.00 - 01.30 WIB.

"Tadi malam yang diambil beberapa dokumen. Isinya banyak bahan konferensi pers tanggal 1 Desember, bahan untuk konsep undangan, kemudian pointer tentang pidato bu Rachma," jelas Aldwin.

Penggeledahan kedua dilakukan di rumah Sri Bintang Pamungkas di Jalan Merapi d-1 RT 02 RW 11, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Penggeledahan dilakukan kemarin pagi. Polisi juga menggeledah sebuah rumah di Jalan Guntur Nomor 49, Setiabudi, Jakarta Selatan. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya