Australia Gagalkan Teror Natal, Polisi Tangkap Lima Tersangka

25
Stasiun Flinders.
Stasiun Flinders.

Canberra | rakyatmedan.com
Rencana serangan di malam Natal di Australia, berhasil digagalkan. Polisi menahan lima orang dalam kejadian ini.

Tersangka serangan diketahui terinspirasi oleh kelompok militan Islamic State (ISIS). Mereka juga merencanakan serangan di stasiun kereta Flinders Street, di Melbourne.

Menurut Komisioner Polisi Negara Bagian Victoria, Graham Ashton mengatakan, rencana serangan juga diarahkan di Federation Square dan Katedral St Paul.

Penangkapan tersebut terjadi setelah sebuah serangan di Berlin, Jerman pada Senin 19 Desember. Serangan itu menewaskan 12 jiwa.

Dua dari tujuh orang yang sebelumnya ditangak akhirnya dibebaskan. Mereka ditangkap ada Kamis malam dan Jumat pagi. Kini mereka dibebaskan tanpa ada dakwaan.

Sementara lima orang yang berusia 21 hingga 26 tahun masih tetap ditahan. Identitas mereka masih tidak diungkap, tetapi polisi mengatakan, empat dari mereka ditahan di Australia sementara orang kelima merupakan warga kelahiran Mesir yang memiliki kewarganegaraan Mesir dan Australia.

Ashton menambahkan bahwa polisi sudah mengintai terduga pelaku serangan. Mereka diyakini tengah mempersiapkan untuk menggunakan senjata api dan bahan peledak.

“Ancaman ke Melbourne sudah dinetralisir dengan penggerebekan dan disertai penangkapan ini,” ujar Ashton, seperti dikutip AFP, Jumat (23/12).

“Kami sudah memeriksa pembuatan dari bahan peledak buatan,” lanjut Ashton.

Ashton menyebutkan, jika penangkapan ini gagal, sudah pasti akan korban jiwa jatuh. Dia juga menyebutkan bahwa mereka yang ditangkap terinspirasi dengan kelompok ISIS.

portal berita medan
informatif & terpercaya