Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Antara/Yudhi Mahatma.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Antara/Yudhi Mahatma.

Jakarta | rakyatmedan.com
Polda Metro Jaya menangkap dua dari empat pelaku yang melakukan penyekapan 11 orang di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur.

Enam orang di antaranya meninggal dunia dalam peristiwa itu. Sementara, lima orang lainnya selamat.

"Dari empat orang pelakunya ada dua yang sudah tertangkap. Dari dua itu satu terpaksa ditembak karena melawan dan akhirnya meninggal dunia karena kehabisan darah. Dua orang itu adalah Ramlan Butar-Butar dan Erwin Sitomurang," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rilis akhir tahun di Mabes Polri, Rabu (28/12).

Namun Tito tidak menjelaskan siapa pelaku yang tewas. Untuk itu Tito memuji kecepatan Polda Metro dibackup Bareskrim dalam mengungkap kasus ini.

"Ini kasus yang menghentakan di tengah situasi ibadah natal yang damai. Ini kasus (bermotif) common crime, perampokan, namun korbannya besar. Ada enam orang yang jadi korban," tambah Tito.

Menurut Tito pengungkapan kasus ini berangkat dari nol, dari pengembangan kemampuan mengolah TKP, karena pelaku tidak tertangkap tangan.

"Kita mampu, me-rethreat, menarik cctv. Ini wake up call, dulu kasus Thamrin juga bisa diungkap lewat CCTV. Tahun 2017 ini kita perkuat digital security," tambahnya. (rm/ril)

portal berita medan
informatif & terpercaya