Kelas karyawan pancabudi  
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan menunjukkan foto tersangka pelaku dan barang bukti dari kasus perampokan dan pembunuhan Pulomas di Rumah Sakit Sukanto, Jaktim, Rabu (28/12).
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan menunjukkan foto tersangka pelaku dan barang bukti dari kasus perampokan dan pembunuhan Pulomas di Rumah Sakit Sukanto, Jaktim, Rabu (28/12).


Jakarta | rakyatmedan.com
Polisi membekuk dua pelaku perampokan juga penyekapan di Jalan Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur. Satu berhasil ditangkap hidup-hidup, satu orang lagi tewas ditembak karena melawan polisi.

Kedua pelaku yang dibekuk yakni Ramlan Butar Butar dan Erwin Situmorang. Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan menyatakan dari aksi pelaku, mereka melakukan tiga tindak pidana sekaligus.

“Perampokan, namun karena ada korban meninggal dunia, disekap dalam satu kamar, sehingga terjadi orang meninggal, terjadi pembunuhan,” kata Iriawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (28/12).

Sehingga, lanjut Iriawan, polisi bakal menerapkan pasal berlapis terhadap pelaku. Setidaknya ada tiga pasal yang dijeratkan ke pelaku, yakni pasal pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, dan perampasan kemerdekaan.

“Pasal 338 KUHP juncto Pasal 363 KUHP juncto Pasal 333 KUHP,” tambah Iriawan.

Polisi menangkap dua pembunuh Dodi Triono dan keluarga itu di Gang Kalong, Rawalumbu Bekasi Timur. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dikejar.

Pelaku yang tewas ditembak adalah Ramlan Butar Butar. Sementara Erwin Situmorang masih hidup dan mengalami luka-luka.

Ramlan kini berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati. Polisi telah memburu pelaku sejak kemarin sore. Bahkan penyidik memburu pelaku hingga ke Bandung dan Cianjur.

Sebelumnya, Enam dari 11 orang ditemukan meninggal dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 m x 1,5 m di sebuah rumah Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa 27 Desember.

Di antara korban tewas yakni pemilik rumah, Dodi Triono dan dua orang anaknya, Diona Arika Andra Putri dan Dianita Gemma Dzalfayla. Selain itu, Amel, teman Gemma, dan dua orang sopir Dodi juga tewas dalam kejadian ini. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya