Aparat kepolisian Polres Mojokerto menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di sebuah kios penjahit Desa Pungging, Kecataman Pungging, Jawa Timur.
Aparat kepolisian Polres Mojokerto menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di sebuah kios penjahit Desa Pungging, Kecataman Pungging, Jawa Timur.

Mojokerto | rakyatmedan.com
Aparat kepolisian Polres Mojokerto menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di sebuah kios penjahit Desa Pungging, Kecataman Pungging, Jawa Timur.

Kedua pelaku masing-masing, Defri Ari Fianto (27) dan Rendra Kusdiantoro (32) warga Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

"Kedua pelaku ditangkap saat edarkan sabu di kios penjahit pakaian," ujar Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto, Kamis (5/1).

Dari kedua pelaku, lanjut Kasubbag Humas, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga paket sabu kemasan plastik klip, satu handphone merk Nokia warna hitam dan satu handphone merk Strawbery warna hitam. Defri dan Rendra disangka tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkoba.

"Yakni subs penyalahgunaan narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu sesuai Pasal 78 ayat 1 a, b UU Narkotika Nomor 22 Tahun 1997. Kedua pelaku dijerat Pasal 112 ayat (1) Subs 127 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman 10 tahun penjara," katanya. (rm/bc)

portal berita medan
informatif & terpercaya