Ilustrasi
Ilustrasi.

Jakarta | rakyatmedan.com
Gempa 7,3 SR mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Meski demikian, warga di kepulauan tersebut tetap beraktivitas seperti biasa.

"Posko BNPB telah mengonfirmasi ke BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe dan BPBD Kabupaten Talaud bahwa gempa bumi tidak dirasakan. Masyarakat tetap beraktivitas normal," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (10/1).

Dia menjelaskan warga setempat tidak merasakan guncangan lantaran pusat gempa berada di dalam laut, yakni 618 kilometer (km). Oleh karena itu, gempa tidak berdampak rusaknya bangunan di lokasi tersebut.

"Apalagi lokasinya jauh dengan pulau yang padat penduduk," ujar dia.

Sumber gempa, ucap Sutopo, berasal dari lempeng Eurasia dan Filipina. Dari peta guncangan gempa dirasakan hanya lemah di Filipina maupun Kepulauan Sangihe.

"Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ucap Sutopo.

BMKG mencatat gempa bumi di Kepulauan Sangihe terjadi pukul 13.13 WIB. Gempa berlokasi di koordinat 4.44 Lintang Utara dan 122.70 Bujur Timur.

"Gempa bumi berada di 322 km Barat Laut Kepulauan Sangihe, Sulut," tulis BMKG. (rm/l6)

portal berita medan
informatif
& terpercaya