Tabrakan beruntun yang menewaskan empat orang di Jalan Raya Malang- Surabaya, tepatnya di Desa Parerejo, Kecamatan Porwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/1).
Tabrakan beruntun yang menewaskan empat orang di Jalan Raya Malang- Surabaya, tepatnya di Desa Parerejo, Kecamatan Porwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/1).

Pasuruan | rakyatmedan.com
Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Malang- Surabaya, tepatnya di Desa Parerejo, Kecamatan Porwodadi, Kabupaten Pasuruan. Kecelakaan melibatkan dua truk, enam mobil dan tujuh sepeda motor, Jumat (13/1).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan sempat memacetkan jalur provinsi tersebut. Jalur tersebut baru kembali normal sekitar pukul 17.30 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Evon Fitrianto.

"Pukul 17.30 WIB arus lalu lintas di Jalan Raya Purwodadi-Surabaya sudah mulai lancar," kata Evon Fitrianto.

Berawal saat kendaraan dump truk dengan nopol B 9870 YM yang berjalan dari arah selatan (Malang) ke utara mengalami rem blong. Saat di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi menabrak mobil W 1877 S dan terpelanting ke arus berlawanan. Akibatnya menabrak dua sepeda motor.

Kemudian truk yang melaju ke arah Surabaya tersebut, tepat di depan SMP Advent menabrak mobil Mitsubishi Outlander N 0476 BM dan terpelanting ke arah yang berlawanan.

Dump truk nopol N 9039 UJ menabrak vespa nopol AG 3532 HI, selain juga melibatkan sepeda motor Vario nopol N 5498 DV, Jupiter N 3311 CH, Innova nopol N 587 DR, dan sedan Suzuki nopol N 1476 LC.

Tabrakan secara beruntun melibatkan Nissan Evalia nopol L 1979 ER, Kijang LGX nopol N 956 HA, sepeda motor Satria nopol N 4587 OO, sepeda motor CBR nopol N 2239 GS.

"Semua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan. Empat orang meninggal dunia, delapan luka-luka, kerugian material sekitar Rp135 juta," katanya. (rm/bc)

portal berita medan
informatif
& terpercaya