Situasi saat kerusuhan terjadi di dalam Penjara Alcacuz. Brazil. AFP PHOTO / HO.
Situasi saat kerusuhan terjadi di dalam Penjara Alcacuz. Brazil. AFP PHOTO / HO.


Brasil | rakyatmedan.com
Kerusuhan antar napi kembali terjadi di Brasil. Setidaknya 27 orang tewas pada kerusuhan yang terjadi selama 14 jam di dalam Penjara Alcacuz.

"Kita bisa melihat kepala robek dari tiga tahanan tewas",  kata Zemilton Silva, Koordinator Sistem Penjara Alcacuz dikutip dari bbc.com, Senin (16/1).

Tim forensik mengatakan, sebagian besar korban dipenggal atau bagian tubuh dalam kondisi terpotong dan banyak mayat dibuang ke selokan. Hal ini belum diketahui apakah ada petugas penjara atau polisi staf terluka dalam insiden itu.

Kerusuhan diyakini telah dimulai ketika anggota dari salah satu organisasi kriminal kuat Brasil menyerang saingan mereka, yang bertempat di sayap terpisah. Rekaman video menunjukkan tahanan berkeliaran di atap penjara, dan asap mengepul dari satu bangunan.

Pihak keamanan meyakini tak ada tahanan hilang, namun beberapa dibawa ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka. Penjara Alcacuz dirancang untuk menahan 620 tahanan, tetapi dihuni lebih dari 1.000 tahanan dalam kondisi sesak.

Ini adalah kerusuhan besar ketiga di penjara Brasil tahun ini. Hampir 100 tahanan tewas dalam kerusuhan awal bulan ini di penjara di negara bagian Amazonas dan Roraima. Kerusuhan yang tidak biasa di penjara penuh sesak Brasil, yang sebagian besar dikuasai oleh kelompok kriminal yang kuat.

Tetapi skala kekerasan tahun ini telah memberi tekanan pada Presiden Michel Temer untuk mengatasi masalah tersebut. Pemerintah mengumumkan rencana untuk membangun lima penjara keamanan tinggi dan untuk membuat unit intelijen baru untuk mencoba mengekang kekuatan geng di balik jeruji besi.

portal berita medan
informatif & terpercaya