Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tangerang | rakyatmedan.com
Penumpang pesawat NAM Air dengan nomer penerbangan IN220 tujuan Semarang, diamankan petugas Avsec Bandara Soekarno-Hatta. Penumpang berinisial DA (24) ini diamankan petugas usai kedapatan membawa senjata api (pistol) jenis Glock serta lima butir pelurunya.

Adapun penangkapan terhadap DA tersebut dibenarkan oleh Humas Bandara Soekarno-Hatta Dewandono Prasetyo. Usai diamankan, jelas Dewandono, penumpang itu diserahkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

"Betul sudah kami amankan dan serahkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta. DA diamankan saat akan terbang ke Semarang. Ketika ditanya petugas soal kepemilikan senjata, tidak dapat menunjukannya," kata Dewandono, Senin (16/1).

Dewandono juga menjelaskan bahwa petugas keamanan Sriwijaya Air sudah menyerahkan DA kepada Avsec AP II. Manurut Dewandono, pihaknya belum mengetahui motif DA yang akan terbang ke Semarang dengan membawa pistol tersebut.

"Kami belum mengetahui motif DA membawa senjata api. Karena sesuai dengan prosedur bahwa setiap penumpang yang membawa dangerous good harus melaporkan ke Avsec dan Security Airlines. Apakah barang tersebut layak untuk dibawa atau tidak," terangnya.

"Sejauh dokumennya lengkap, penumpang yang membawa senpi, pihak security maskapai yang berhak untuk memasukannya dalam security item. Kalau tanpa dokumen yang lengkap pasti kami serahkan ke pihak yang berwenang," tambahnya. (rm/bc)

portal berita medan
informatif & terpercaya