Jalan di Rel Kereta, Kepala dan Badan Kristanto Terpisah

15
Jenazah Kristanto (27), warga Dusun Krajan, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, tewas tertabrak kereta api Gajayana jurusan Malang-Jakarta, Senin (16/11) siang.
Jenazah Kristanto (27), warga Dusun Krajan, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, tewas tertabrak kereta api Gajayana jurusan Malang-Jakarta, Senin (16/11) siang.

Surabaya | rakyatmedan.com
Kristanto (27), warga Dusun Krajan, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, tewas tertabrak kereta api Gajayana jurusan Malang-Jakarta, Senin (16/11) siang.

Sejumlah saksi mata dilokasi kejadian menjelaskan, kejadian bermula saat korban berjalan dipinggir rel kereta api. Korban diduga tak mendengar saat ada kereta Gajayana saat melaju dari arah Barat.

Satpam stasiun, Gatot menjelaskan, kecelakaan diketahui setelah masinis melapor ke Stasiun Kepanjen jika ada orang tertabrak kereta api.

“Setelah itu petugas dari Stasiun Kereta Api Kepanjen menuju lokasi. Kita cek, ternyata memang ada orang tertabrak,” jelasnya, Senin (16/1).

Ia kembali mengatakan, setiba dilokasi kejadian, korban sudah dalalm kondisi meninggal dunia dengan posisi tertelungkup dan kepalanya terpisah dari tubuhnya.

Tim evakuasi dari PMI Kabupaten Malang langsung membawa jasad korban ke rumah sakit untuk diotopsi.

“Identitas sudah diketahui. Korban tertabrak kereta atas nama Kristanto. warga Desa Kanigoro,” ujar salah satu anggota Tim SAR, Sarianto. (rm/bc)

portal berita medan
informatif & terpercaya