Warga di Karo melihat rumahnya yang rusak akibat gempa, Senin (16/1).
Warga di Karo melihat rumahnya yang rusak akibat gempa, Senin (16/1).

Medan | rakyatmedan.com
Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo menyebut, gempa 5,6 SR yang berpusat di Deliserdang mengakibatkan puluhan rumah warga rusak. Gempa tersebut terjadi pada Senin 16 Januari 2017.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karo,‎ Natanail Perangin-angin mengatakan, 77 rumah mengalami rusak ringan, sedangkan 7 rumah mengalami rusak berat akibat gempa tersebut.

"Selain rumah, gempa juga menyebabkan satu unit masjid, satu unit sekolah dan satu unit mobil di Kabupaten Karo rusak ringan. Kalau korban jiwa tidak ada," kata Natanail, Selasa (17/1).

Tiga Sekolah Diliburkan
Sementara di kawasan Sibolangit, tiga unit sekolah mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Tiga sekolah tersebut adalah SD negeri 106821 di Desa Bandar Baru dan SD Negeri 101840 Sikeben di Desa Cinta Rakyat dan SD Negeri 101842 di Desa Sikeben.

"Akibat kondisi tersebut, aktivitas sekolah diliburkan. Kita sudah koordinasi dengan UPT Dinas Pendidikan terkait hal ini," ucap Camat Sibolangit, Amos Karokaro.

Kerusakan yang terjadi di ketiga sekolah itu di bagian plafon jatuh dan dinding gedung mengalami retak. Pihak kecamatan masih berada di lapangan untuk mendokumentasikan kerusakan agar dapat ditindaklanjuti.

Sementara itu, hingga sore tadi terjadi 33 kali gempa susulan pascagempa 5,6 SR yang menggetarkan Deli Serdang kemarin malam. Meskipun kecil, masyarakat diiimbau waspada dan tetap tenang saat gempa terjadi.

Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan Wilayah I Medan, Syahnan mengatakan, gempa susulan terbesar berkekuatan 4,3 SR. Meskipun tidak dirasakan masyarakat, hal itu tercatat di mesin pendetekai gempa dan pihakbya tidak bisa memperkirakan sampai kapan gempa susulan akan terjadi.

"Gempa susulan terjadi akibat masih ada energi yang belum terlepas saat gempa utama kemarin malam," kata Syahnan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Deri mengatakan, gempa yang mengguncang Deli Serdang dan sekitarnya tidak berpengaruh kepada aktivitas Gunung Sinabung. Namun mulai malam tadi hingga siang ini, tercatat telah terjadi 1.500 kali gempa tektonik Gunung sinabung dan 23 gempa tektonik yang terjadi dirasakan oleh sebagian masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Sinabung.

"Aktivitas gempa tektonik Sinabung juga belum memperlihatkan adanya suplai magma, sehingga gempa yang mengguncang Deli Serdang kemarin malam tidak memiliki pengaruh langsung kepada Gunung Sinabung," sebut Deri. (rm/l6)

portal berita medan
informatif
& terpercaya