Kapolri Ancam Copot Kapolda Gagal Kawal Pilkada 2017

23
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Antara/Yudhi Mahatma.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Antara/Yudhi Mahatma.

Jakarta | rakyatmedan.com
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mewanti-wanti jajaran kepala polisi tingkat daerah agar fokus pada pengamanan jelang Pikada serentak di 101 wilayah pada Februari 2017. Ia tak ingin terjadi kesalahan dalam menentukan jumlah personel pengamanan.

“Yang penting bagi saya tidak boleh salah menilai. Salah menilai, kekuatan tidak cukup, terjadi keributan, gampang saja bagi saya, kepala polsi wilayahnya saya ganti,” kata Tito usai Rapim Polri 2017 di Auditorium PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1).

Dalam rapat pimpinan itu, Tito menyerahkan detail strategi pengamanan Pilkada kepada masing-masing kapolda dan kapolres setempat. Secara resmi, tercatat 70 ribu personel yang akan terlibat dalam pengamanan.

“Masalah pilkada kita akan all out, 70 ribu personel secara resmi angkanya, tapi akan tergantung dinamika,” ucapnya.

Tito mengatakan, Polri berupaya menjamin situasi keamanan dengan menerjunkan personel kepolisian di daerah lain yang tidak melaksanakan Pilkada. Selain itu, personel kepolisian juga akan dibantu dengan jajaran TNI.

“Daerah yang dianggap rawan seperti daerah terindikasi kuning merah nanti akan kami tambahkan kekuatan. Jangan sampai salah menilai agar tepat kecukupan personel pengamanan.

Tito menambahkan, dirinya berharap agar masyarakat dapat menahan diri jika terjadi perbedaan pendapat apalagi yang terkait dengan calon dukungannya.

“Saya juga meminta kepada pasangan calon atau tim sukses agar memberikan edukasi dan masukan bagi pendukungnya, demi tercipta Pilkada aman dan damai,” kata dia. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya