Kelas karyawan pancabudi  
Ketua Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi terintegrasi wilayah Sumatera Utara Adliansyah ST saat rapat monitoring dan evaluasi progres rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi, di Kantor Walikota Medan, Rabu (25/1).
Ketua Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi terintegrasi wilayah Sumatera Utara Adliansyah ST saat rapat monitoring dan evaluasi progres rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi, di Kantor Walikota Medan, Rabu (25/1).


Medan | rakyatmedan.com
Progress Pemerintah Kota Medan dalam aksi pencegahan korupsi terintegrasi diwilayah Sumatera Utara sudah terlihat signifikan, hal ini dibuktikan dengan hampir selesainya Pemko Medan menyiapkan e-planning, e-budgeting, dan PTSP atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu, untuk itulah Pemko Medan diharapkan dapat menjadi icon dan percontohan bagi daerah lainnya terkait rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi.

Hal ini diungkapkan Ketua Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi terintegrasi wilayah Sumatera Utara Adliansyah ST saat menggelar rapat monitoring dan evaluasi progres rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi, di Kantor Walikota Medan, Rabu (25/1).

Selain Pemko Medan, monitoring dan evaluasi ini turut melibatkan Kabupaten dan Kota lainnya di Sumut di antaranya Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten DeliSerdang, Kabupaten Karo dan Kota Binjai.

Hadir dalam rapat monitoring dan evaluasi ini, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri, dan sejumlah pimpinan SKPD dijajaran Pemko Medan.

Selain itu hadir juga Wakil Bupati Serdang Bedagai Darman Wijaya, Sekda Kabupaten Deliserdang Asrin Naim, Sekda Kabupaten Karo Jernih Tarigan, dan Asisten Pemerintahan dan Kemasyarakatan Kota Binjai Otto Harianto.

Dalam kesempatan itu, Adliansyah mengungkapkan Pemko Medan beserta ke-4 daerah lainnya di Sumut (Karo, Deliserdang, Sergai dan Binjai) telah menunjukkan progres yang baik terkait dengan rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi yang dilakukan. Meski demikian harus tetap dimonitor sehingga berjalan sesuai yang diharapkan.

Kedepannya Adliansyah beserta tim dari KPK akan menambah lokus pendampingan untuk wilayah Sumatera, diharapkan daerah lainya dapat mencontoh Kota Medan terutama menyangkut PTSP yang dikelola Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Medan yang tidak kalah lebih baik dengan daerah lainnya di Indonesia.

“Untuk 14 kabupaten dan kota, termasuk Kota Medan kita harapkan selesai April ini. Setelah itu kita melakukan pendampingan dengan 19 kabupaten dan kota lainnya di Sumut. Kemudian diikuti dengan penambahan lokus untuk wilayah Sumatera, khususnya Aceh dan Riau. Kita berharap Aceh dan Riau dapat belajar dengan Kota Medan yang kita nilai sebagai percontohan,” ungkap Adlinsyah.

Sementara itu, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi mengatakan, perencanaan dan penganggaran yang dilakukan Pemko Medan tahun 2017 telah mengakomodir kebutuhan-kebutuhan pelaksanaan aksi di Kota Medan. Hal ini dilakukan sebagai bukti keseriusan Kota Medan melaksanakan berbagai tahapan rencana aksi, sebagai salah satu bentuk komitmen untuk membangun sistem penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih baik.

Disamping itu, berdasarkan target rencana aksi yang sudah disepakati, Pemko Medan telah melaksanakan berbagai tahapan, mulai dari persiapan, koordinasi sampai target rencana aksi yang disampaikan.

“Kami tekankan bahwa Kota Medan benar-benar serius melaksanakan berbagai tahapan rencana aksi, sebagai salah satu bentuk komitmen kita untuk membangun sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik,” kata Wakil Walikota Medan.

Oleh karenanya, Akhyar atas nama Pemko Medan menyambut baik kedatangan kembali rombongan KPK guna melakukan monitoring dan evaluasi progress rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi.

“Semoga melalui rapat monitoring dan evaluasi yang dilakukan ini, kami kembali mendapatkan arahan dan masukan terbaik. Dengan demikian rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi baik di Kota Medan maupun kabupaten lainnya di Sumut dapat berjalan sesuai dengan target dan harapan kita bersama,” harapnya. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya