Mantan Polisi Penyelundup Sabu Tewas Ditembak Saat Dikejar

29
Polisi memperlihatkan barang bukti sabu yang berhasil disita dari para tersangka.
Polisi memperlihatkan barang bukti sabu yang berhasil disita dari para tersangka.

Medan | rakyatmedan.com
Pelaku bandar narkoba asal jaringan Malaysia berhasil ditembak petugas Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat dan Ditres Narkoba Sumut di kawasan Jalan Raya Lintas Sumatera.

Peringkusan tersebut berhasil melumpuhkan mantan anggota Polres Tanah Karo yang dipecat dari kesatuan. Bersama tiga rekannya pelaku sempat dibuntuti oleh petugas gabungan. Tepat mendekati razia, kemudian penghadangan terhadap mobil Avanza BK 1083 IC pun dilakukan, Jumat (27/1).

Tepat pukul 21.00 WIB mobil avanza BK 1083 IC mendekat lokasi razia kemudian dilakukan penghadangan, dan diperintahkan untuk keluar dengan mengangkat tangan. Namun pengemudi kendaraan avanza tidak berhenti sebaliknya melarikan diri dengan kecepatan tinggi.

Petugas lalu memberikan tembakan peringatan ke udara dan pengemudi kendaraan avanza Bk 1083 IC tetap tidak berhenti. Selanjutnya tembakan diarahkan ke pengemudi Avanza. Setelah dilakukan tembakan beberapa kali ke arah pengemudi, mobil menabrak truk dan langsung berhenti.

Pengepungan tersebut berhasil dilakukan. Saat penggeledahan berhasil ditemukan shabu-shabu dalam sebuat tas seberat 7 Kg. Akibat kejadian tersebut, satu pelaku berusaha melawan dan kemudian dilumpuhkan yang rupanya mantan anggota Polisi yang telah dipecat. dan tiga lainnya ditangkap hidup-hidup.

Sampai saat ini Aparat tersebut melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku Bandar narkoba oleh Ditres Narkoba Polda Sumatera Utara untuk mendalami kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengonfirmasi jika BT mantan anggota Polri.

“Benar, dia dipecat pada 2015 dengan kasus desersi. Pangkat terakhir briptu. Dia bertugas terakhir di Polres Tanah Karo,” kata Rina.

Sementara itu, tiga tersangka lainnya, AL, serta dua orang wanita berinsial E dan A akan diboyong ke Polres Jakarta Barat untuk penyelidikan lebih lanjut.

portal berita medan
informatif & terpercaya