Polri Rangkul Ormas Islam Atasi Masalah Teroris Hingga Narkoba

8
Silaturahmi Kapolri dengan Ormas Islam di kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (31/1/2017).
Silaturahmi Kapolri dengan Ormas Islam di kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Jakarta | rakyatmedan.com
Polri merangkul beberapa organisasi kemasyaratan (Ormas) Islam, untuk menjalin kerjasama dalam menyelesaikan masalah yang dialami bangsa Indonesia.

“Dalam rangka menghadapi situasi ke depan, Polisi tidak bisa bekerja sendiri untuk hadapai ancaman. Oleh karena itu, kita rangkul semua lapisan masyarakat. Kali ini bersilaturahmi dengan ormas Islam,” kata Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Putut Eko Bayususeno di PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/1).

Ancaman yang dimaksud Putut di antaranya terkait diselenggarakannya Pemilu serentak 2017 di 101 titik. Selain itu, yang menjadi perhatian adalah masalah terorisme, paham radikal, dan masalah narkotika.

“Ancaman tersebut di antaranya adalah ancaman terorisme, paham radikal, dan narkotika,” ucapnya.

Polri juga mengajak para ulama untuk membina masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran hukum. Karena menurut Putut pada dasarnya tugas Ulama dan polisi adalah sama, yaitu membina masyarakat dan mencegah adanya gesekan antar golongan masyarakat.

“Untuk membina masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran hukum, sama-sama melakukan deteksi apakah di tingkat bawah ada letupan yang kalau dibiarkan bisa jadi besar,” imbuhnya.

Kemudian, Putut berharap masyarakat bisa menyelesaikan suatu permasalahan dengan cara musyawarah dan mufakat, tidak perlu sampai ke tingkat pengadilan. Karena menurutnya, jika semua masalah sampai ke tingkat pengadilan, maka akan memakan biaya yang cukup besar.

“Alangkah indahnya kalau masyarakat ada masalah kecil diselesaikan secara musyawarah mufakat,” tuturnya. (rm/bc)

portal berita medan
informatif & terpercaya