Andi Salim alias Mr Lim diserahkan kepada petugas Polsek Helvetia
Andi Salim alias Mr Lim diserahkan kepada petugas Polsek Helvetia.

Medan | rakyatmedan.com
Polsek Medan Helvetia masih melakukan pemeriksaan terhadap Andi Salim (53), narapidana kasus narkotika yang diduga memproduksi pil ekstasi di Rutan Tanjung Gusta Medan.‎

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Hendra Eko Triyulianto melalui Kanit Reskrim Iptu I Made Yoga pihaknya telah memeriksa tersangka.

"Sejauh ini, tersangka tidak mengakui darimana pil ekstasi itu, ataupun dia membuatnya sendiri," sebutnya, Senin (6/2).

Namun walaupun demikian, pihaknya terus mendalami untuk mencari tahu asal mula 91 pil ekstasi tersebut. "Masih kita kembangkan, berbagai kemungkinan kita dalami," terang Kanit.

Lalu kata dia, Polsek Medan Helvetia juga memeriksa dua orang saksi yakni petugas Rutan Tanjung Gusta.

"Kita masih dalami apakah ada keterlibatan orang dalam atau sesama napi," ungkapnya.

Tersangka Andi yang sebelumnya divonis 8 tahun penjara ini diserahkan pihak lapas setelah kedapatan menyimpan ekstasi dan alat pencetaknya pada Jumat (3/2). Diduga, peredaran ekstasi ini melibatkan orang dekat Andi.

"Semua informasi yang kami terima akan terus dikembangkan untuk mencari tahu siapa saja yang terlibat. Apakah dalam peredaran ini, ada diduga melibatkan orang dekat Andi," ungkapnya.

Petugas sipir menggagalkan penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan. Kali ini, petugas mengamankan narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 91 butir dan alat cetak dari tangan warga binaan bernama Andi Salim alias Mr Lim alias Alim saat melakukan penggeledahan rutin di Blok I kamar 4 pada Jumat (3/2) silam.

Andi Salim sendiri merupakan terpidana 8 tahun penjara dalam kasus narkoba. Ia juga disebut-sebut turut ikut dalam jaringan bandar narkoba internasional bernama Togiman alias Toge.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan menyerahkan Andi Salim ke petugas Polsekta Helvetia. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya