Ketahuan Mencuri, Dua Tersangka Pencari Barang Bekas Plaza Aksara Diamankan

20
Sejumlah becak motor (Betor) yang digunakan para pelaku untuk mengangkut besi-besi bekas dari dalam Gedung Aksara Plaza, setelah diamankan Petugas Polsek Percut Sei Tuan.
Sejumlah becak motor (Betor) yang digunakan para pelaku untuk mengangkut besi-besi bekas dari dalam Gedung Aksara Plaza, setelah diamankan Petugas Polsek Percut Sei Tuan.

Medan | rakyatmedan.com
Dua pencari barang bekas masing-masing Suprin Lubis (36), warga Jalan Abdullah Dalam, Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan dan Poniran (40), warga Jalan Kolam Gang Mandiri, Medan Estate, Percut Sei Tuan berhasil diamankan petugas saat kedapatan tangan mencuri barang-barang bekas pasca terbakarnya Plaza Aksara pada 12 Juli 2016 lalu di Jalan Aksara/Kereta Api, Medan Tembung, Senin (6/2).

Keduanya ditangkap berikut 5 unit beca motor (betor) oleh petugas kemanan (Security) Aksara, sekira pukul 14.00 WIB yang sebelumnya keduanya (tersangka) terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas Security.

Ceritanya, siang itu petugas kemanan tengah melakukan patroli disekitaran dalam gedung Aksara. Tak lama petugas mendengar suara berisik dari lantai 2 gedung. Mendengar itu lalu petugas Security, itu berjalan dan masuk kedalam gedung menuju asal suara. Disitu petugas keamanan dari kejauhan melihat puluhan pria tengah asik mengutil barang-barang berupa besi sisa pasca kebakaran.

Karena kalah jumlah, lalu petugas keamanan itu memberitahukannya kepada rekannya yang lain. Kemudian sejumlah Security, kembali kelokasi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Alhasil, dua dari puluhan pelaku pencuri itu berhasil diamankan.

Selanjutnya oleh pihak Security memberitahukan peristiwa itu kepada pihak pengelola Buana Plaza dan diteruskan kepihak Polsek Percut Sei Tuan. Dua tersangka berikut barang bukti 5 unit becamotor (betor) dan ratusan kilo besi bekas diboyong ke kantor polisi.

“Saya medapatkan kabar dari petugas jaga didalam gedung ada pelaku pencuri barang bekas yang diamankan. Kemudian saya datang kelokasi dan selanjutnya memberitahukannya ke polisi. Sedangkan pencurian itu bukan kali ini terjadi, tapi sudah untuk kesekian kalinya terjadi,”sebut pria paruh baya itu selaku pengelola di PT Buana Plaza, yang enggan menyebutkan identitasnya.

Pantauan wartawan, hingga berita ini dikirim ke redaksi pihak pengelola itu masih berada dikantor polisi guna membuat laporannya sembari menunggu surat kuasa dari pihak PT Buana Plaza. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya