Pelaku perampasan sepedamotor, Ahmad Kalvin Nasution ketika didampingi petugas dari Polsek Delitua.
Pelaku perampasan sepedamotor, Ahmad Kalvin Nasution ketika didampingi petugas dari Polsek Delitua.

Medan | rakyatmedan.com
Banyak cara dilakukan komplotan pencuri sepedamotor jika melakukan aksinya di jalanan. Salahsatunya Fandi Kurniawan (16), harus kehilangan sebuah sepedamotor Honda Vario BK 5273 ACS setelah dipepet perampok di Kanal Jalan Brigjen Zein Hamid Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor.

Pelakunya adalah Ahmad Kalvin Nasution (25), warga Kanal Gang Tapian Nauli Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor, diringkus polisi setelah dua bulan diintai polisi. Kalvin ditangkap karena kerap melakukan perampokan sepedamotor di Kanal Jalan Brigjen Zein Hamid Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna menyampaikan, tersangka diamankan setelah merampok sepedamotor Honda Vario BK 5273 ACS, yang dikendarai korban Fandi Kurniawan (16).

"Ketika melintas di Kanal Delitua, laju sepedamotor korban yang berboncengan bersama adiknya, dipepet oleh pelaku, dan temannya (DPO), kejadiannya Rabu 28 Desember 2017," ujar Wira, Jumat (17/2).‎

Setelah mengintimidasi korban, pelaku kemudian berhasil menggasak sepedamotor Honda Vario‎, dan kemudian kabur meninggalkan lokasi. Lanjut Wira mengatakan, korban yang dirampok lalu membuat laporan pengaduan ke Polsek Delitua.

"Setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pelaku perampokan diidentifikasi, selanjutnya dilakukan pengintaian untuk mengamankan pelaku," kata dia.‎

Setelah dua bulan mengintai pelaku, petugas Unit Reskrim Polsek Delitua membekuk satu orang pelaku di lokasi Kanal Delitua.  "Satu orang pelaku diamankan bernama Kalvin," ungkapnya.

Usai dibekuk, Kalvin lalu diboyong ke Polsek Delitua untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini melanjutkan, pelaku sendiri telah tiga kali beraksi melakukan kejahatan jalanan.

"Di antaranya mencuri sepedamotor Yamaha Vega R tahun 2015 dan penggelapan sepedamotor di Setia Budi, serta jambret di Amplas tahun 2016," tandasnya.

"Kita masih memburu, satu orang pelaku lain yang ikut merampok bersama tersangka Kalvin," sambungnya.

Kalvin dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya