Sebuah pesawat ringan jatuh di pusat perbelanjaan DFO di dekat Bandara Essendon, Melbourne, Australia, Selasa (21/2).
Sebuah pesawat ringan jatuh di pusat perbelanjaan DFO di dekat Bandara Essendon, Melbourne, Australia, Selasa (21/2).

Melbourne | rakyatmedan.com
Sebuah pesawat ringan yang mengangkut lima orang penumpang jatuh menabrak pusat perbelanjaan DFO di dekat Bandara Essendon, Melbourne, Australia, Selasa (21/2). Pesawat dilaporkan jatuh dan meledak sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

"Sebuah ambulan udara jatuh ke dalam DFO di Essendon. Keterangan lebih detail akan dilaporkan kembali," tulis portal berita Nine News Melbourne, melalui Twitter, dikutip The Guardian.

Menteri Kepolisian Victoria mengkonfirmasi ada lima orang di dalam pesawat tersebut. Fairfax Radio melaporkan, salah satu roda pesawat terpental ke jalan bebas hambatan Tullamarine Freeway, yang berdekatan dengan lokasi kecelakaan.

Polisi saat ini telah menutup jalan bebas hambatan Tullamarine dan Calder, menyusul adanya asap hitam pekat yang dihasilkan dari ledakan pesawat. Sejumlah saksi mengatakan mereka melihat bola api besar yang diikuti oleh segumpal asap hitam.

Kepada ABC Melbourne, saksi mata bernama Jason mengatakan, ia sedang berada di dalam taksi saat insiden terjadi. Ia mengaku melihat pesawat twin-propeller menggantam bangunan di dekat bandara.

"Saya melihat pesawat ini datang dengan sangat rendah dan cepat. Ia jatuh tepat di belakang penghalang sehingga saya tidak bisa melihatnya, tetapi ketika menghantam gedung, saya melihat ada bola api besar," kata dia.

"Saya bisa merasakan panas melalui jendela taksi, dan kemudian sebuah roda yang tampak seperti roda pesawat, memantul di jalan dan menghantam bagian depan taksi. Kami terus mengemudi dan ada bola api besar di belakang kami," jelasnya.

Pusat perbelanjaan DFO di tepi bandara Essendon ini masih dalam keadaan tertutup, karena baru akan buka pada pukul 10.00 pagi. Seorang ibu yang mengantar putrinya untuk bekerja ke toko Spotlight di DFO, mengatakan semua pekerja pusat perbelanjaan itu diperkirakan terluka.

Pihak berwenang menyatakan, pesawat ringan sewaan Beechcraft itu sedang dalam perjalanan ke King Island. Pemerintah Negara Bagian Victoria membantah bahwa pesawat itu merupakan pesawat ambulan udara, seperti yang diberitakan Nine News Melbourne.

portal berita medan
informatif & terpercaya