Atletico Madrid Permalukan Leverkusen

37
Kevin Gameiro dan Antoine Griezmann menjadi tokoh kunci dalam kemenangan Atletico Madrid atas Bayer Leverkusen. (AP Photo/Martin Meissner)
Kevin Gameiro dan Antoine Griezmann menjadi tokoh kunci dalam kemenangan Atletico Madrid atas Bayer Leverkusen. (AP Photo: Martin Meissner)

Leverkusen | rakyatmedan.com
Atletico Madrid berhasil mempermalukan tuan rumah Bayer Leverkusen 4-2 pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, di di Stadion Bay Arena, Rabu (22/2) dini hari WIB.

Atletico Madrid membuka keunggulan lewat Saul Niguez di menit ke-17, dan Antoine Griezmann menit ke-25. Skor ini bertahan sampai babak pertama usai.

Pada babak kedua, Leverkusen mempekecil kedudukan pada menit ke-48 lewat Karim Bellarabi. Akan tetapi, Kevin Gameiro menjauhkan keunggulan Atleti lagi lewat gol dari penalti pada menit ke-59. Skor 3-1 untuk Los Rojiblancos.

Leverkusen sempat memiliki asa ketika bek Atletico, Stefan Savic mencetak gol bunuh diri pada menit ke-68. Tuan rumah memperkecil kedudukan menjadi 2-3.

Namun, Fernando Torres datang menjadi pahlawan kepastian kemenangan Atletico. Mantan striker Liverpool itu mencetak gol keempat timnya pada menit ke-86 hasil umpan Sime Vrsaljko dan membawa Atletico menang dengan skor meyakinan 4-2 pada leg pertama ini.

“Saya bisa kembali ke Madrid dengan senyum lebar di wajah saya,” kata pelatih Atletico, Diego Simeone wartawan selepas pertandingan.

“Kami pikir sebelum pertandingan itu, jika kami menyerang dari sisi kiri kami akan menyebabkan pembela masalah bagi pertahanan kanan mereka. Itulah apa yang kami lakukan,” lanjutnya.

“Leverkusen berjuang jalan mereka kembali ke dalam permainan di babak kedua, tapi secara keseluruhan itu adalah malam yang sangat memuaskan bagi kami. Hal ini penting untuk memiliki keyakinan ketika Anda bermain jauh dari rumah, dan saya pikir kami memiliki yang berlimpah,” katanya.

Sementara itu, pelatih Leverkusen Roger Schmidt mengaku pertandingan tadi bukan laga yang mudah bagi anak asuhnya. Ia menyebut Atletico menunjukkan kualitas sebagai tim yang masuk final dua kali dalam tiga tahun terakhir.

“Ini adalah malam yang sangat sulit bagi kami. Sangat mudah untuk melihat bagaimana Atletico telah mencapai dua final dalam tiga tahun. Kami tidak memulai dengan baik. Kami tahu kemampuan serangan balik mereka sebelum pertandingan, tapi kami akhirnya kkebobolan pada babak pertama,” ujar Schmidt.

“Saya bangga respons kami di babak kedua. Kami bahkan memiliki kesempatan untuk membuatnya menjadi 3-3, tapi itu tidak terjadi. Kami tidak menampilkan jenis kinerja yang kami tahu kami sebenarnya mampu,” sambung Schmidt.

“Saya tidak ingin berpikir terlalu banyak tentang leg kedua. Ini jelas sulit meminta untuk pergi ke Madrid dan mendapatkan hasil yang positif,” pungkasnya.

Kedua tim kembali bertanding di leg kedua berlangsung di Stadion Vicente Calderon pada 16 Maret dini hari WIB.

portal berita medan
informatif & terpercaya