Bentrok antara pengemudi angkutan online dan penarik bentor terjadi di Jalan Gatot Subroto, Medan.
Bentrok antara pengemudi angkutan online dan penarik bentor terjadi di Jalan Gatot Subroto, Medan.

Medan | rakyatmedan.com
Kepolisian menetapkan tiga orang menjadi tersangka terkait bentrokan berujung pengrusakan kendaraan dan penganiayaan terhadap seorang pengemudi angkutan online (GrabCar) dengan penarik becak di depan Plaza Medan Fair, Rabu (22/2).

Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic mengatakan, ketiga orang yang ditetapkan tersangka berasal dari pihak penarik becak dan pengemudi angkutan online.

Menurut Ronni, sejak Rabu 22 Februari kemarin, kepolisian terus melakukan penyelidikan dengan menggunakan berbagai alat bukti termasuk rekaman CCTV terkait bentrok dan pengrusakan itu.  Pihaknya kemudian menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Sementara seorang lainnya diamankan pagi tadi.

"Jadi total tiga orang yang sudah diamankan. Nanti setelah selesai semua prosesnya akan kita ekspos," kata Ronni, kepada wartawan, Kamis (23/2).

Sementara untuk identitas ketiganya, Ronni Bonic masih belum mau untuk membeberkannya. "Kita masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan," ucap Ronni.

Seperti diketahui, bentrok antara pengemudi angkutan online dan penarik bentor terjadi di depan Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto, Medan.

Dalam bentrok tersebut satu unit kendaraan jenis Toyota Avanza yang dikemudikan pengemudi angkutan online bernama Frans dirusak oleh kelompok penarik bentor yang mencegatnya usai menurunkan penumpang.  Selain merusak kendaraan, para pelaku juga menganiaya korban. Hingga korban harus mendapatkan perawatan. (rm-02)

portal berita medan
infomatif & terpercaya