Sumut Harus Miliki Pusat Lelang Komoditas Perkebunan

13
Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi saat menutup Rakernas I dan Seminar Nasional Ikatan Pejabat Lelang (IPL2I) Kelas II Indonesia, di Hotel JW Marriot Medan, Sabtu (25/2).
Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi saat menutup Rakernas I dan Seminar Nasional Ikatan Pejabat Lelang (IPL2I) Kelas II Indonesia, di Hotel JW Marriot Medan, Sabtu (25/2).

Medan | rakyatmedan.com
Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi mengharapkan Sumut yang memiliki potensi perkebunan dapat memiliki pusat lelang komoditas perkebunan.

Hal ini disampaikannya saat menutup Rakernas I dan Seminar Nasional Ikatan Pejabat Lelang (IPL2I) Kelas II Indonesia di Hotel JW Marriot Medan, Sabtu sore (25/2).

Pada kesempatan itu Gubsu menjelaskan bahwa Sumut memiliki perkebunan yang menjadi potensi utama. Untuk itu perlu didirikan lelang khususnya lelang hasil perkebunan yang banyak dimiliki perusahaan swasta.

“Hasil perkebunan miliki swasta cukup banyak dengan berbagai komodii seperti sawit, tembakau, karet dan lainnya. Komoditi ini¬† dapat dilakukan lelang secara terbuka oleh pejabat lelang kelas II atau swasta,” paparnya.

Karena menurut Gubsu dengan adanya pusat lelang untuk hasil perkebunan, maka bisa dipastikan harga komoditi akan lebih baik dan akan berpengaruh  ke pasar. Pasar Lelang komoditas perkebunan mempertemukan penyedia produk hasil pertanian dengan pembeli/pedagang/pengusaha sehingga bisa kontak langsung serta transaksi jual beli.

Lelang bisa memperpendek jalur pemasaran dan dapat pembelajaran bagi petani tentang proses pemasaran baik agar terjamin keamanannya dalam proses transaksi. Hasil-hasil lelang ini bisa dipasarkan secara terbuka apalagi dilakukan lelang sukarela.

“Selain itu dari lelang ini kita bisa ketahui analisis maupun tantang serta keluhan, maka ini sebenarnya menjadi peluang pejabat lelang kelas II di Sumut,” ungkapnya Gubsu.

Dia juga menjelaskan pentingnya lelang disosialisasikan baik itu lelang hasil perkebunan baik milik negara maupun pihak swasta yang cukup banyak di Sumut.

Dengan pelaksanaan Rakernas Ikatan pejabat Lelang Klas II Indonsia di Sumut, Gubsu mengharapkan dapat mendorong lahirnya pasar lelang komoditass perkebunan.

Dalam kesempatan itu Gubsu memberi apresiasi kepada Rakernas IPL2I, terlebih lagi kegiatan ini menjadi sejarah bagi peserta khususnya berasal dari luar Sumut. Sebab Sumut menjadi pilihan untuk lokasi pelaksanaan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia ini.

Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua Sekretaris Umum IPL2I Indonesia Priyanto, Ketua Panitia Ella Wijaya Alsa, dan seluruh peserta berasal dari perbankan, BUMN, Notaris PPAT dan Balai Lelang se Indonesia.

Sementara Habib Adjie sebagai narasumber menjelaskan lelang merupakan cara untuk menjual dan memberi berdasarkan persyaratan yang sudah ditentukan dalam peraturan lelang.

Menurutnya, jenis lelang sesuai pasal 5 tentang menteri keuangan RI No. 27/PMK.06/2016 tentang petunjuk pelaksanaan lelang terdiri dari lelang eksekusi, lelang noneksekusi wajib dan dan lelang noneksekusi sukarela. (rm-03)

portal berita medan
informatif & terpercaya