Rojua Sitanggang (24) saat membuat laporan di Polsek Patumbak, Kamis (9/3) sore.
Rojua Sitanggang (24) saat membuat laporan di Polsek Patumbak, Kamis (9/3) sore.

Medan | rakyatmedan.com
‬Rojua Sitanggang (24) mendatangi Polsek Patumbak untuk membuat laporan, Kamis (9/3) sore.

Kepada petugas jaga, pria asal Dolok ini mengaku telah menjadi korban hipnotis. Dalam  kejadian ini, uang Rp500 ribu dan 1 unit Handphone Samsung Galaxy miliknya lenyap.

Rojua mengatakan, kejadian bermula ketika dirinya hendak mengambil berkas yang dikirim orangtuanya dari kampung di terminal bus Padang Bulan, Kamis (9/3) siang.

Berkas itu untuk melengkapi formulir pendaftaran sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kodam I / Bukit Barisan.

Sesampainya disana, kata dia, dirinya bertemu dengan seorang pria berpakaian necis dan mengajaknya ngobrol ngaur-ngidul.

"Karena dia becakap, saya pun meladeninya," kata korban.

Asyik berbincang, Rojuan tanpa sadar terkena jurus hipnotis pelaku. Ia pun langsung digiring dari Padang Bulan ke kawasan Patumbak II dengan menunggangi sepedamotor korban.

"Sesampainya TKP, seluruh uang saya diambilnya, kurang lebih Rp500 ribu dan handphone android Samsung Galaxy-ku. Untung keretaku tidak diambilnya," kata korban.

‪Akan tetapi, lantaran kotak handphone milik korban berada di kampung, ia diarahkan agar mengambilnya terlebih dahulu. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya