Kabag Sumda Polres Deliserdang Kompol Delami Saleh saat memimpin apel pagi.
Kabag Sumda Polres Deliserdang Kompol Delami Saleh saat memimpin apel pagi.

Deliserdang | rakyatmedan.com
Dua personil Polres Deliserdang diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri seperti terlibat kasus narkoba, Kamis (9/3).

Kedua anggota Polres Deliserdang yang dijatuhi sanksi PTDH, yaitu Ajun Inspektur Polisi Satu Buswardi, dan Ajun Inspektur Polisi Satu Abdul Halim.

Pembacaan Putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personil Polres Deliserdang dibacakan Kabag Sumda Polres Deliserdang Kompol Delami Saleh, mewakili Kapolres Deliserdang AKBP Robert Da Costa SIK MH dalam apel Kamis pagi tadi.

Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri bagi kedua pelanggar tersebut telah dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya, kemudian dipertegas dengan Surat Keputusan Kapolda Sumatera Utara Nomor Kep/142 s/d 143/I/2017, tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Dari Dinas Polri, Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 31 Januari 2017.

Kabag Sumda Polres Deliserdang dalam arahannya, sangat menyayangkan adanya sanksi PTDH ini.

“Saya sangat menyesalkan adanya sanksi PTDH ini, tetapi apa mau dikata. Yang bersalah akan di beri hukuman sesuai dangan peraturan yang berlaku.” tegas Kabag Sumda dihadapan peserta apel pagi.

Beliau juga mengimbau agar sanksi PTDH ini dapat dijadikan pelajaran berharga.

“Mudah-mudahan rekan-rekan yang hadir disini tidak mengalami hal seperti ini, yaitu dengan cara kita melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melaksanakan sesuai dengan aturan di kepolisian ini, laksanakan apel, dan selesaikan pekerjaan dengan baik,” harapnya.

Pembacaan keputusan PTDH juga turut disaksikan para Kabag, Kasat dan sejumlah perwira yang juga mengikuti apel pagi. (rmd-02)

portal berita medan
informatif & terpercaya