Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Asrarul Hayat Nasution SKM MAP, bersama barangbukti diamankan Tim Saber Pungli Provinsi Sumut bekerjasama dengan Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kamis (9/3).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Asrarul Hayat Nasution SKM MAP, bersama barangbukti diamankan Tim Saber Pungli Provinsi Sumut bekerjasama dengan Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kamis (9/3).


Labuhanbatu | rakyatmedan.com
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Asrarul Hayat Nasution SKM MAP ditangkap Tim Saber Pungli Provinsi Sumatra Utara dibantu tim saber pungli Polres Labuhanbatu, di rumah pribadinya di Jalan Kancil No. 6, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (9/3), sekira pukul 20.00 WIB.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang didampingi Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP M Firfaus, di Mapolres Labuhanbatu, Jumat (10/3).

Kapolres menjelaskan, PLt Kadis Kesehatan Labuhanbatu itu ditangkap lantaran diduga melakukan pengutipan uang terhadap Bidan PTT yang akan diangkat menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).

Perbuatan pelaku yang melakukan pengutipan liar ini dapat diketahui oleh Tim berkat adanya informasi dari diterima oleh Tim Saber Pungli.

Berkat informasi tersebut, pada Kamis (9/3) Tim Saber Pungli dari Provinsi Sumatera Utara dengan Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu sekira pukul 20.00 WIB melakukan OTT dirumah pribadi Asrarul Hayat.

Dalam operasi tersebut, tim saber pungli menemukan uang tunai senilai Rp133.900.000, satu berkas ijazah Akbid Imelda an. IFROH HAYATI S, empat lembar kartu peserta ujian, satu berkas surat dari Kementrian Kesehatan RI, satu lembar amplop Dinas Kesehatan Pemkab Labuhanbatu, satu buah buku catatan, satu buah pulpen, satu buah tas warna hitam, satu unit handphone merk Samsung warna putih, dan satu unit handphone merk Oppo warna putih.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan atas tindak pidana gratifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf B dari UU nomor 20 tahun 2001 atas perubahan UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. (rmd-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya