Kombes Heru membagikan 100 buah helm kepada anggota Kodim 0201/BS, sebagai bentuk kegiatan sosialisasi keselamatan berlalulintas dalam rangka Operasi Simpatik Toba 2017.
Kombes Heru membagikan 100 buah helm kepada anggota Kodim 0201/BS, sebagai bentuk kegiatan sosialisasi keselamatan berlalulintas dalam rangka Operasi Simpatik Toba 2017.

Medan | rakyatmedan.com
Untuk mewujudkan ketertiban berlalu lintas di Kota Medan, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut bersama Satuan Lalulintas Polrestabes Medan menggelar sosialisasi dan mengkampanyekan keselamatan berlalulintas ke Kodim 0201/BS Jalan Candi Mendut Medan, Rabu (15/3).

Kegiatan sosialisasi dalam rangka Operasi Simpatik Toba tersebut dihadiri Direktur Lalulintas Polda Sumut Kombes Pol R Heru Prakoso didampingi Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Indra Warman beserta Kaur ops Kodim 0201/BS (mewakili Dandim 0201/BS).

Dalam sambutannya, Dirlantas Polda Sumut mengatakan, setiap orang khususnya para aparatur negara mempunyai peran penting dalam menjaga keselamatan berlalulintas di jalan. Sebagai penegak hukum, TNI juga dapat menerapkan ketertiban dan keselamatan berlalulintas kepada rekan dan sanak saudara.

“Hal tersebut juga dapat dimulai dari diri kita sendiri dengan mematuhi segala rambu-rambu lalu lintas yang berlaku, melengkapi segala administrasi berupa SIM dan STNK serta membayar pajak tepat waktu,” ujar Dirlantas.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Heru juga membagikan 100 buah helm kepada anggota Kodim 0201/BS, sebagai bentuk kegiatan sosialisasi keselamatan berlalulintas dalam rangka Operasi Simpatik Toba 2017.

Dandim 0201/BS yang diwakili Kaur ops Kodim 0201/BS mengucapkan terimakasih atas kedatangan rombongan dari Ditlantas Polda Sumut dalam rangka sosialisasi dan kampanye ketertiban serta keselamatan berlalulintas.

“Diharapkan dapat membawa banyak manfaat dan pengetahuan baru bagi anggota TNI dibidang lalulintas.” ujarnya.

Kaur ops Kodim 0201/BS juga menyatakan dukungannya dalam mensukseskan Operasi Simpatik Toba 2017 tersebut. Operasi Simpatik Toba sendiri berlangsung selama 3 minggu yang sudah dimulai 1 Maret lalu dan berakhir 21 Maret 2017.

Kegiatan operasi lalulintas ini lebih mengkedepankan upaya preemtif dan preventif daripada upaya penindakan pelanggaran lalulintas berupa tilang. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya