Kapolda Aceh Lepas Personel BKO Brimob Polri
Kapolda Aceh Lepas Personel BKO Brimob Polri.

Medan | rakyatmedan.com
Kepala Kepolisian Daerah  Aceh, Irjen Pol Rio S Jambak melepas 700 personel Brimob yang usai melakukan Operasi Mantap Praja Rencong 2016 guna pengamanan pilkada di beberapa wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pelepasan personel Brimob ini dilaksanakan di lapangan Kompi C Detasemen II Tanjung Morawa di Jalan Arteri Bandara Kualanamu, Senin (20/3)

Informasi diperoleh, dari 700 personel Brimob yang dikembalikan ke kesatuan masing-masing, terdiri dari Polda Sumsel, Riau, Sumbar dan Bengkulu. Sementara, sebanyak 450 personel Brimob Polda Sumut masih tetap berada di Aceh dalam penugasan penghitungan suara dan pelantikan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Dalam amanatnya, Kapolda Aceh mengucapkan terimakasih kepada para personel yang telah selesai melaksanakan tugas di Provinsi Aceh untuk Operasi Mantap Praja Rencong-2016 dalam rangka Pesta Demokrasi Pilkada Serentak 2017 di Provinsi Aceh.

Pilkada di Aceh dilaksanakan untuk memilih Gubernur beserta 16 Bupati dan 4 Walikota dengan jumlah pasangan calon mencapai 186 orang yang diusung oleh Partai Lokal dan Nasional serta calon melalui jalur independen.

"Pilkada di Provinsi Aceh merupakan salah satu pilkada yang mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Pusat dikarenakan Provinsi Aceh dinilai memiliki potensi kerawanan yang tinggi disamping Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Papua Barat," ujar Kapolda Aceh.

Dikatakannya, dibanding dengan pelaksanaan Pilkada pada tahun 2012 lalu, penyelenggaraan Pilkada 2017 dilaksanakan secara parsial dengan tahapan yang berbeda pada masing-masing daerah, semua tahapan Pilkada berjalan dengan serentak, sehingga hal ini juga berpengaruh terhadap tingkat kerawanan baik pelanggaran maupun tindak pidana Pilkada.

"Mengacu pada pengalaman Pilkada pada tahun 2012 kita telah mengantisipai berbagai kerawanan yang diperkirakan akan timbul dan dapat merusak stabilitas keamanan terutama selama penyelenggaraan pilkada tahun 2017 dan salah satu antisipasi upaya tersebut adalah dengan menggelar Operasi Kepolisian Kendali Pusat dengan sandi Operasi “Mantap Praja Rencong-2016," katanya.

Untuk mengoptimalkan tercapainya sasaran operasi, salah satu persiapan yang dilakukan Polda Aceh antara lain menambah kekuatan Polri di kesatuan kewilayahan yaitu dengan menghadirkan BKO Brimob sebanyak 1.900 personel yang berasal dari Korps Brimob Mabes Polri, Brimobda Jatim, Brimobda Sumsel, Brimobda Bengkulu, Brimobda Kepri, Brimobda Sumbar dan Brimobda Sumut.

"Kehadiran para personel Brimob sangat membantu Polda Aceh mengingat jumlah personel organik terbatas untuk kepentingan pengamanan Pilkada," sebutnya.

Kapolda Aceh menyebutkan, secara umum penyelenggaraan pilkada 2017 berjalan aman, tertib dan damai namun ada sedikit situasi kamtibmas pasca pilkada terusik dengan terjadinya kasus pidana di Kabupaten Aceh Timur dan teror terhadap salah satu calon bupati.

"Kejadian tersebut bernuansa politik dan saat ini Polda Aceh sedang bekerja keras untuk mengungkap kejadian tersebut hingga tuntas demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif," tuturnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, para personel BKO Brimob telah menunjukkan profesionalismenya agar bersikap netral dalam Pilkada 2017 serta mampu menyesuaikan diri dengan adat istiadat dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal, bersikap simpatik dan tidak arogan sehingga kehadirannya mendapat sambutan hangat dari semua kalangan masyarakat.

"Kesuksesan penyelenggaraan Pilkada tahun 2017 merupakan kesuksesan kita bersama. Hal ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen kita bersama untuk mewujudkan Pilkada damai di Provinsi Aceh," haturnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh juga mengucapkan banyak terimakasih atas segala bentuk pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Aceh khususnya Polda Aceh dan jajaran dan juga kepada personel BKO Brimob yang telah mampu menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, soliditas dan integritas yang tinggi selama bertugas membantu pengamanan Pilkada Aceh.

"Keluarga besar Polda Aceh mengucapkan selamat jalan semoga selamat sampai tujuan, terus jaga kekompakan dan kebersamaan serta jaga kesehatan dan keselamatan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa tetap melindungi kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," pungkasnya.

Usai pelaksanaan upacara, Kapolda Sumut beserta Kapolda Aceh didampingi para pejabat utama Polda Sumut dan Polda Aceh menyaksikan pertunjukan aksi tarian tampak gendang yang dipersembahkan oleh personil Brimob. Kapolda Aceh juga memberikan plakat piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada para personil yang BKO tersebut. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya