Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution menghadiri acara Peringatan Hari Air Dunia Ke 25 Tahun di Taman Edukasi Avros, Selasa (21/3).
Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution menghadiri acara Peringatan Hari Air Dunia Ke 25 Tahun di Taman Edukasi Avros, Selasa (21/3).

Medan | rakyatmedan.com
Air dan limbah adalah tema dari Hari Air Sedunia yang diperingati pada tanggal 21 Maret setiap tahunnya. Air adalah sumber kehidupan bagi setiap makhluk hidup, sedangkan limbah adalah air yang tidak dapat digunakan lagi.

Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution mengatakan, sungai yang berstatus sebagai drainase primer kewenangannya berada di provinsi, sementara untuk kewenangan Pemerintah Kota adalah saluran sekunder, tersier dan kuartir.

Dalam penanganan sungai harusnya ada masukan namun sebelumnya beberapa rencana ini harus di sosialisasikan khususnya dikawasan Maimun, Pemerintah Kota tidak berkeinginan untuk melakukan relokasi terhadap masyarakat, akan tetapi melakukan resettlement.

"Resettlement adalah pemukiman ulang, artinya pemukiman yang ada akan dilakukan penataan ulang kembali agar terlihat lebih tertata secara land consolidation," ujar Akhyar.

Akhyar mengatakan, saat ini pemerintah kota sedang bekerjasama dengan Pokja PKP untuk melakukan pendataan kawasan kumuh dan tidak layak huni dan juga mengusulkan kepada Kementrian PU agar melakukan inspeksi pengerasan jalan kiri dan kanan Sungai Deli, sehingga dapat menambah manfaat dan ruas jalan.

Dengan begitu, memperingati Hari Air ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya air dan mengkaji permasalahan yang berkaitan dengan sektor air, sehingga melahirkan suatu rumusan untuk menindaklanjuti dan dilaksanakan bersama dengan pihak-pihak terkait. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya