Wakil Walikota Ir Akhyar Nasution MSi saat meninjau pembongkaran tiang reklame bermasalah di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Jalan Uskup Agung, Rabu (22/3).
Wakil Walikota Ir Akhyar Nasution MSi saat meninjau pembongkaran tiang reklame bermasalah di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Jalan Uskup Agung, Rabu (22/3).


Medan | rakyatmedan.com
Pemilik papan reklame diingatkan agar menaati peraturan dengan membongkar sendiri reklamenya. Namun, hingga saat ini belum juga dilakukan sehingga Pemko Medan terpaksa harus memotongnya.

"Kita sudah berikan peringatan untuk mereka potong sendiri, namun tidak dilakukan, jadi kita potong sendiri dan asetnya menjadi milik Pemko," ujar Wakil Walikota Ir Akhyar Nasution MSi didampingi Kasat Pol PP Kota Medan M Sofyan S.Sos saat meninjau pembongkaran tiang reklame bermasalah di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Jalan Uskup Agung, Rabu (22/3).

Menurut Akhyar, pembongkaran ini dilakukan karena tiang reklame tersebut berdiri di zona yang dilarang untuk memasang reklame berdasarkan Perda Kota Medan tentang pajak reklame.

"Pendirian reklame ini telah melanggar aturan Perda, karena mereka memasangnya di trotoar jalan, dan dilokasi yang memang dilarang untuk mendirikan reklame, apalagi reklame ini juga menutupi rambu-rambu lalulintas sehingga harus di potong," ujar Wakil Walikota Medan.

Pembongkaran tiang reklame ini dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa dua unit tadano untuk menarik tiang reklame yang masih berdiri kokoh tersebut.

Sebelum di tarik dengan menggunakan tadano, pondasi tiang reklame dibakar terlebih dahulu dengan menggunakan mesin las, tujuannya untuk memotong pondasi tiang agar lebih mudah ditarik. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya