Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi memberikan sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Medan tahun 2018 di Hotel Emerald Garden Medan, Rabu (22/3).
Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi memberikan sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Medan tahun 2018 di Hotel Emerald Garden Medan, Rabu (22/3).


Medan | rakyatmedan.com
Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi mengharapkan pelaksanaan Musrenbang akan memprioritaskan pembangunan pada penataan lingkungan perkotaan, sehingga infrastrukur/utilitas kota yang tersedia dapat semakin bagus, dan membangun citra kota yang semakin baik pula.

"Prioritas pembangunan Kota tahun 2018 yang kita canangkan adalah melakukan penataan lingkungan perkotaan. Kita akan terus menata, meningkatkan ketersediaan, kualitas dan optimalisasi fungsi berbagai infrastruktur/ utilitas kota yang ada baik itu prasarana/sarana jalan, jembatan, drainase, perhubungan dan pemukiman," kata Walikota Medan membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Medan tahun 2018 di Hotel Emerald Garden Medan, Rabu (22/3).

Eldin mengatakan, konektivitas dan integrasi antar kawasan secara lokal dan regional juga menjadi salah satu isu utama yang akan kita laksanakan. Sehingga Kota Medan semakin terintegrasi dengan kawasan ekonomi regional.

"Atas dasar itulah, Pemko Medan terus mendukung sepenuhnya pemantapan berbagai pembangunan infrastruktur/utilitas perkotaan yang semakin terpadu dilakukan pemerintah, seperti pembangunan jalan tol, fly over, under-pass, jalan layang kereta api, termasuk rencana pemerintah mengembangkan monorail, sebagai moda transportasi massal dan modern pada masa mendatang," ungkap Eldin.

Untuk lebih meningkatkan daya saing kota sekaligus menciptakan kota yang layak huni dan humanis, Walikota berharap, tahun 2018 pemerintah sudah dapat melaksanakan pembangunan tanggul rob di Belawan dan program normalisasi sungai, termasuk bendungan Lau Sememe sehingga Kota Medan terbebas dari potensi  genangan atau banjir.

Selanjutnya, menyikapi masih banyaknya keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan publik seperti administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan maupun yang lainnya. Keluhan itu menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya bersama Wakil Walikota Medan untuk memperbaikinya agar menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Selain melakukan  pedelegasian tugas pelayanan administrasi kependudukan dari tingkat kota ke kecamatan, sehingga pelayanan umum tersebut dapat lebih dekat dengan masyarakat, lebih tepat waktu dan sekaligus menyederhanakan mata rantai birokrasi pelayanan. Kita juga terus memperbaiki dan mengevaluasi standar operasi pelayanan agar masyarakat mendapatkan kualitas pelayanan yang semakin baik dengan sistem pelayanan prima,” ujar Eldin.(rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya