Maradona Nadeak
Maradona Nadeak.

Medan | rakyatmedan.com
Maradona Nadeak (27), warga Sei Lepan II Puji Dadi, Binjai ini tewas karena dihajar massa saat kedapatan mencuri Honda Beat plat BK BK 2373 AGL milik Hendra  (28), penduduk Jalan Medan-Binjai KM 16,5, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Informasi dihimpun di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sunggal menyebutkan, tersangka kedapatan istri korban saat berupaya melarikan sepeda motornya saat terparkir di halaman rumah, dengan posisi kunci berada di stop kontak kendaraan tersebut.

“Aksi tersangka diketahui istri korban dan langsung  diteriakin maling,” kata Kepala Kepolisian Sektor Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SIK didampingi Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono dan Panit Reskrim Iptu Martua Manik.

Mengetahui aksinya dipergoki, Daniel mengungkapkan, tersangka berupaya melarikan diri dengan melompat ke dalam angkot yang kebetulan melintas saat itu.

Namun, warga yang sempat mendengar teriakan korban berhasil menangkap pelaku dan menghakiminya setelah sebelumnya melakukan pengejaran.

“Saat kepergok, pelaku melompat kedalam angkot yang kebetulan melintas di lokasi. Tapi upayanya sia-sia karena warga yang mengejarnya berhasil menangkap dan langsung menghakimi Maradona,” ungkap Alumnus Akpol tahun 2004 ini.

Akan tetapi, orang nomor satu di Mapolsek Sunggal ini menambahkan, saat itu, aksi main hakim warga terhadap pelaku terhenti setelah seseorang yang mengaku anggota Kepolisian Binjai berada di lokasi dan memboyong Maradona ke Rumah Sakit di Kota rambutan itu.

“Namun, akibat luka serius karena dihajar warga, pelaku dirujuk ke Rumkit Bahyangkara Polda Sumut. Malang baginya, setibanya di Rumkit Bhayangkara, tersangka meninggal dunia,” tambah mantan Kepala Unit (Kanit) Ekonomi, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan ini. (rm-04)

portal berita medan
informatif
& terpercaya