Kisaran | rakyatmedan.com
Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS Asri dan Kesatuan Polisi Polres Asahan Sat Binmas Iptu Sabran Muslim dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Kisaran Barat Bripka Adi Citra Panjaitan mengadakan Focus Group Discussion dalam rangka memberi penyuluhan dan pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kamis (30/3).

Sebelum penyampaian tentang kamtibmas, Asri menyampaikan penyuluhannya tentang bahaya narkoba pada focus grup discussion. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dikalangan generasi muda saat ini sedang meningkat. Sasaran dari penyebaran narkoba adalah kaum muda atau remaja, tetapi saat ini banyak juga yang mengkonsumsi narkoba justru para orangtua.

"Saya sangat berharap agar bersama kita membuat suatu kegiatan-kegiatan positif yang mengandung unsur religi sehingga tidak mudah untuk terkontaminasi dengan penyalahgunaan narkoba," ucapnya.

Kita harus waspada dengan perkembangan dunia saat ini, berikan anak-anak pendidikan keagamaan sedini mungkin. Terapkan kedisiplinan dan tanggung jawab akan mengurangi resiko anak terjebak ke dalam penyalahan narkoba. Anak yang mempunyai tanggung jawab terhadap dirinya, orangtua dan masyarakat akan mempertimbangkan beberapa hal sebelum mencoba-coba menggunakan narkoba.

Asri menyampaikan arti QS. An.Nisa:29 yang artinya Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Ayat ini menunjukkan akan haramnya merusak diri sendiri atau membinasakan diri sendiri. Yang namanya narkoba sudah pasti merusak badan dan akal seseorang , sehingga dari ayat inilah kita dapat menyatakan bahwa narkoba itu haram.

Sabran Muslim menyampaikan agar seluruh masyarakat tingkatkan kewaspadaan terutama ketika berada di tempat-tempat umum seperti jalan raya, pasar, terminal dan lain-lain serta tidak memakai perhiasan yang berlebihan, agar tidak memancing pelaku kejahatan dan kita tidak menjadi sasaran pelaku kejahatan.

"Apabila berkendaraan di jalan umum patuhilah peraturan lalu lintas dan lengkapi surat-surat kendaraan serta selalu menggunakan helm pengaman. Bilamana meninggalkan rumah pastikan rumah dalam keadaan terkunci, tidak ada kompor /api yang hidup dan bila perlu dititipkan pada tetangga untuk menghindari terjadinya resiko kebakaran. Yang sangat penting bilamana ada hal-hal yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada polri terdekat," ucap Sabran Muslim

Dia mengajak untuk bekerjasama dalam pencegahan terjadinya gangguan kamtibmas guna memberikan rasa aman, perlindungan dan pengayoman masyarakat yang mana dengan kegiatan ini akan diperolehnya informasi tentang kemungkinan timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat termasuk upaya pembatasan gerak provokator dan separatis ditengah-tengah masyarakat sehingga masyarakat akan merasa terlindungi.

portal berita medan
informatif & terpercaya