Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan Chairul Syam dan Kepala BNN Kota Tanjungbalai AKBP Eddy Mashuri melaksanakan Penandatanganan Naskah Nota Kerjasama tentang Pencegahan dan Penanganan Narkoba di Aula Kantor, Kamis (30/3).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan Chairul Syam dan Kepala BNN Kota Tanjungbalai AKBP Eddy Mashuri melaksanakan Penandatanganan Naskah Nota Kerjasama tentang Pencegahan dan Penanganan Narkoba di Aula Kantor, Kamis (30/3).


Kotapinang | rakyatmedan.com
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama BNN Kota Tanjungbalai melaksanakan Penandatanganan Naskah Nota Kerjasama tentang Pencegahan dan Penanganan Narkoba di Aula Kantor, Kamis (30/3).

Penandatanganan dilakukan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan Chairul Syam dan Kepala BNN Kota Tanjungbalai AKBP Eddy Mashuri.

Kakankemenag Labusel dalam sambutannya mengharapkan dengan terjalinnya kerjasama dengan BNN Kota Tanjungbalai tercipta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bebas terhadap ancaman bahaya penyalahgunaan dan peredaran Narkoba yang berdampak pada lingkungan keluarga, kerabat dan masyarakat.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala BNN Kota Tanjungbalai, dan berharap dapat menjadi Mitra Kerja yang baik diantara kedua belah pihak pada Satuan Kerja di bawah pembinaan masing-masing kedua belah pihak, serta lembaga-lembaga yang terkait lainnya secara efektif dan efisien.

Setelah selesai penandatanganan naskah Nota Kerjasama dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dan cendramata diantara kedua belah pihak yang disaksikan para undangan terdiri dari Pejabat di Jajaran Satuan Kerja Kantor Kementetian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang berjumlah 40 orang.

Pelaksanaan penandatanganan Nota Kerjasama ini dilaksanakan sekaligus dengan pembinaan dan pemberian materi Kepala BNN Kota Tanjungbalai.

Dia mengatakan, bahwa Narkotika butuh perhatian yang sangat serius, dan merupakan kejahatan international, bahkan Dia juga berkata bahwa Narkotika lebih dahsyat daripada teroris.

Pada kesempatan itu, AKBP Eddy Mashuri juga menyampaikan ada sekitar 35.000 jiwa yang sudah terdeteksi positif pemakai narkotika di Sumatera Utara.

portal berita medan
informatif & terpercaya