Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan Drs Luntong didampingi oleh Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) meninjau langsung ke beberapa sekolah MDTA yang ada di Kota Padangsidimpuan.
Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan Drs Luntong didampingi oleh Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) meninjau langsung ke beberapa sekolah MDTA yang ada di Kota Padangsidimpuan.

Padangsidimpuan | rakyatmedan.com
Sebanyak 1.600 siswa di 94 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Kota Padangsidimpuan mengikuti ujian yang dilaksanakan mulai 3 hingga 6 April 2017.

Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan Drs Luntong di dampingi oleh Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) turun meninjau langsung ke beberapa sekolah MDTA yang ada di Kota Padangsidimpuan.

Kasi PAKIS Lukman Hakim Siregar mengatakan, pelaksanaan ujian MDTA yang dilaksanakan di kota Padangsidimpuan ini, sangat didukung oleh masyarakat Kota Padangsidimpuan yang sangat antusias, dimana pentingnya manfaat dari pembelajaran agama yang merupakan tambahan pada pendidikan agama di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang merupakan karakteristik pendidikan diniyah.

Lukman Hakim mengatakan, Pendidikan Diniyah Takmiliyah yang berada di tengah masyarakat dan tidak berada dalam lingkaran pengaruh pondok pesantren.

"Pendidikan diniyah jenis ini betul-betul merupakan kreasi dan swadaya masyarakat, yang diperuntukkan bagi anak-anak yang menginginkan pengetahuan agama di luar jalur sekolah formal," ujarnya, Selasa (4/4).

Dia juga menyampaikan, pendidikan diniyah berada dalam lingkaran pondok pesantren tertentu, dan bahkan menjadi urat nadi kegiatan pondok pesantren.

portal berita medan
informatif
& terpercaya