Nek Badariah (60), tewas di tempat setelah ditabrak Dody Afandi dengan mobil Toyota Avanza BK 1922 IR.
Nek Badariah (60), tewas di tempat setelah ditabrak Dody Afandi dengan mobil Toyota Avanza BK 1922 IR.


Tersangka Dody Avandi

 

Medan | rakyatmedan.com
Diduga mengantuk dan melaju dengan kencang saat mengendarai mobil, Dody Afandi (28) yang merupakan karyawan BUMN PLN, menabrak dua orang di Jalan Kl Yos Sudarso, Simpang Pelita Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Minggu (9/4) sekira pukul 06.30 WIB.

Akibat tabrakan itu, seorang nenek bernama Badariah (60), warga Jalan KL. Yos Sudarso, Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, meninggal dunia di tempat kejadian, sementara anak sang nenek, Salamah Fazrina (14) sekarat dan saat ini masih tidak sadarkan diri di ruangan ICU RS Martha Friska.

Menurut data yang di peroleh, sekira pukul 06.30 WIB, pengemudi mobil yang menetap di Jalan Persatuan, Komplek Surya Regency, Blok C No. 4, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia ini dengan mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1922 IR, datang dari arah Glugur hendak menuju ke arah Pulo Barayan Kota. Namun diduga mengantuk saat mengendarai mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi membuat mobil oleng.

Ketika tiba di simpang Jalan Pelita, mobil yang di kendarai Dody Afandi menabrak Badariah (60) dan anaknya Salamah Fazrina (14) sampai terpental beberapa meter kejalan. Kerasnya hantaman mobil itu membuat Badariah meninggal dunia ditempat kejadian, sementara anaknya Salamah Fazrina kritis dan langsung dilarikan warga ke RS Martha Friska guna mendapat pertolongan medis.

Kapolsek Medan Barat Kompol Victor Ziliwu kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut. Dan pengemudi mobil sudah diamankan berikut barangbukti, satu unit mobil Toyota Avanza BK 1922 IR. Untuk korbannya sudah di evakuasi ke RS Martha Friska.

”Kalau pengemudi mobilnya tidak ada mengalami luka sedikit pun. Dan kasus ini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Medan. Dari pemeriksaan sementara pengemudi mobil dalam keadaan mengantuk,” kata Victor.

Ketika disinggung, apakah pengemudi mobil dalam pengaruh narkoba saat mengemudikan mobil, dan berapa orang yang ada didalam mobil, serta kemanakah tujuan pengemudi mobil itu sehingga melaju dengan begitu kencangnya. Perwira berpangkat melati satu dipundaknya itu mengatakan, saat ini pengemudi masih dalam pemeriksaan

”Saat ini pengemudi sedang di tes urine nya di lab. Pengemudi saat itu cuma sendirian dan berniat pulang kerumahnya,” tandas Victor.

Sementara Kasatlantas​ Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman mengatakan, remaja tersebut positif menggunakan narkoba saat mengendarai mobil minibus dan kemudian menabrak pejalan kaki yang ada di trotoar.

“Guna penyelidikan lebih lanjut, pengendara yang diketahui pengguna narkoba tersebut diamankan petugas satuan lalulintas Polrestabes Medan untuk dilakukan proses hukum,” ujar AKBP Indra.

portal berita medan
informatif
& terpercaya