Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menjenguk Kinara balita berusia dua tahun yang berhasil selamat dari tragedi pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di Mabar Kecamatan Medan Deli.
Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menjenguk Kinara balita berusia dua tahun yang berhasil selamat dari tragedi pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di Mabar Kecamatan Medan Deli.

Medan | rakyatmedan.com
Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi mengutuk keras perbuatan pelaku pembunuhan terhadap lima orang sekeluarga di Jalan Mangaan, Gang Benteng, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (9/4).

“Perbuatan pelaku ini sangat biadab sekali, karena sanggup menganiaya seorang anak yang tidak tahu apa-apa, sehingga mengalami trauma berat baik fisik maupun mentalnya,” kata Akhyar didampingi Kepala Dinas Kesehatan kota Medan Drg Hj Usma Polita Nasution, Camat Medan Deli Fery Suheri SSos dan Camat Medan Baru Ilyan Chandra Simbolon, saat menjenguk Kinara balita berusia dua tahun yang berhasil selamat dari tragedi pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di Mabar Kecamatan Medan Deli.

Kunjungan Wakil Walikota beserta rombongan disambut langsung Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan AKBP Nyoman Eddi di ruang IGD RS Bhayangkara Medan, Senin, (10/4).

Untuk kondisi anak tersebut, Wakil Walikota menjelaskan, terdapat lebam yang cukup parah dibagian kedua mata sang anak, sehingga membuat anak tersebut sulit untuk membuka matanya.

“Korban mengalami lebam dibagian kedua mata, namun saat ini telah ditangani secara serius oleh dokter, Insya Allah kita harapkan kondisi anak ini dapat segera kembali pulih,” harap Wakil Walikota.

Sedangkan untuk jaminan masa depan sang anak, Wakil Walikota mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan ahli warisnya, karena anak tersebut masih memiliki keluarga.

“Untuk masalah itu kita akan segera bicarakan dengan ahli warisnya,” jelas Wakil Walikota.

Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Medan AKBP Nyoman Eddi mengatakan, akan memberikan penanganan medis yang terbaik bagi anak tersebut.

“Kami sudah menyiapkan tim dokter untuk memberikan penanganan medis kepada anak tersebut,” kata Nyoman Eddi.

Untuk sementara, jelas Nyoman, anak tersebut tidak di izinkan dijenguk oleh siapapun, kecuali pihak keluarga, instansi terkait dan psikiater. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya