Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 Kecamatan Siantar Timur.
Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 Kecamatan Siantar Timur.


Pematangsiantar | rakyatmedan.com
Wakil Walikota Pematangsiantar Hefriansyah mengatakan, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 Kecamatan Siantar Timur merupakan salah satu wadah untuk mendalami arti, makna dan keindahan Alquran.

"MTQ ini dapat memberikan motivasi dalam memahami kandungan dan makna Alquran, sehingga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di dalam keluarga dan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya ketika membuka MTQ ke-48 di Masjid Ilham Jalan Ahmad Yani Pematangsiantar, Sabtu (15/4).

Hefriansyah mengharapkan, momentum MTQ ke-48 Kecamatan Siantar Timur ini menjadi satu langkah penguatan dan pendalaman nilai-nilai agama di kalangan generasi muda dalam menghadapi keteladanan di lingkungan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Siantar Timur Mangapul Sitanggang menyampaikan, kegiatan MTQ ini diikuti sebanyak 224 peserta dari berbagai cabang perlombaan antara lain Tilawah Quran, Hifzil Quran, Khattil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran.

Mangapul mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memajukan pembangunan melalui peningkatan ahlak dan moral. Serta pendalaman ilmu agama yang ditujukan untuk meningkatkan iman terutama para generasi muda.

Ketua LPTQ Kota Siantar yang diwakili Irawan, mengajak segenap lapisan masyarakat untuk memotivasi anak-anak dan generasi muda giat membaca Alquran usai Shalat Maghrib, dalam rangka membumikan Alquran.

"Satu hal yang harus diingat bahwa Maghrib Mengaji bukan dikhususkan untuk anak-anak saja, namun untuk semua orang tidak terkecuali orangtua. Kebiasaan Maghrib Mengaji bisa dijadikan sarana transfer ilmu atau pun komunikasi antara orangtua dengan anak, sehingga terjalin keakraban di dalam keluarga," katanya.

Pembukaan MTQ ke-48 Kecamatan Siantar Timur ditandai dengan pemukulan bedug 48 kali yang dilakukan secara bergantian oleh para pejabat yang hadir.

portal berita medan
informatif & terpercaya