Mendagri Tjahjo Kumolo.
Mendagri Tjahjo Kumolo.

Jakarta | rakyatmedan.com
Pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (pilgub) DKI Jakarta berlangsung kondusif. Hal ini disebut berkat peran aparat kepolisian yang didukung TNI termasuk intelijen.

“Saya kira ini komitmen Polri didukung oleh aparat yang lain memastikan warga aman. Pilkada (pemilihan kepala daerah) DKI ini aman, tenang, tidak ada gejolak,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (19/4).

Menurutnya, pesta demokrasi di Jakarta memang harus aman. Sebab, Jakarta merupakan barometer nasional perpolitikan.

“Ini ibukota negara, aktivitas ekonomi sosial politik pemerintahan tentu mesti berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dia berharap agar pasangan calon (paslon) yang nantinya kalah, menghormati hasil pilgub. “Kalau tidak puas, ada upaya menggugat dengan cukup bukti di MK (Mahkamah Konstitusi), sehingga dlindungi oleh aturan yang ada, yang penting jangan menimbulkan kerusuhan,” ucapnya.

Dia juga meminta siapa pun paslon terpilih dapat menyelaraskan program strategis nasional. Membangun sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah sepenuhnya.

“Membangun konektivitas dan sinergi dengan Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Bogor. Menyangkut sampah, banjir, transportasi, anggaran yang besar itu harus dibagi,” katanya.

Dia mengingatkan agar Jakarta sebagai kota modern tak melupakan aspek budaya.

“Saya kira boleh modern, tapi jangan sampai meninggalkan jati diri sebagai masyarakat Betawi,” tegasnya. (rm/kemendagri)

portal berita medan
informatif & terpercaya