Sejumlah warga mengerumuni kantor KSP Raptama pascapercobaan perampokan siang tadi, Kamis (20/4).
Sejumlah warga mengerumuni kantor KSP Raptama pascapercobaan perampokan siang tadi, Kamis (20/4).

Medan | rakyatmedan.com
Telah terjadi percobaan perampokan di Jalan Bougenville II, Komplek Kejaksaan, Medan Tuntungan sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (20/4). Dua perampok menyatroni rumah Nomor 5 berpagar hitam di sana. Ternyata rumah itu adalah Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Raptama.

Saat perampokan itu terjadi, hanya ada dua orang karyawati yang sedang bertugas. Salah satu karyawati Lorinta Berutu (23) mengatakan, awalnya dua orang yang memakai helm dan masker itu menanyakan pemilik koperasi bernama Lukner Habeahan.

“Tadi mereka nanya bos, tapi bos lagi gak ada,” kata Lorinta Berutu (23) dengan napas terengah.

Lalu tiba-tiba seorang pelaku malah memukul Lina dan rekannya. Tak sampai disitu, pelaku juga mengacungkan senjata api ke arah keduanya. Lorinta lari kedepan dan minta tolong kepada warga.

Mendengar terikan itu, warga sekitar bergegas keluar. Pelaku yang ketakutan berusaha melarikan diri. Warga sekitar berupaya menghadang pelaku. Bahkan seorang warga sempat ditodong.

“Tadi kami hadang, tapi dia ngacungkan pistol ke arah kami. Pelakunya naik matic warna biru,” kata saksi mata Didit Prakoso (19) ditemui di TKP.

Beruntung tidak ada harta benda yang diambil para perampok karena aksinya ketahuan warga. Karena menurut pengakuan para pekerja di sana, di dalam koperasi itu ada banyak uang.

Kedua pekerja hanya mengalami luka di bagian mata kiri dan bengkak di bagian kepala. Pantauan di lokasi, petugas kepolisian tengah sibuk memintai keterangan sejumlah warga. (rm/mdns)

portal berita medan
informatif & terpercaya