Terduga pelaku pencabulan (kemeja kotak hitam putih) saat digiring petugas ke mobil patroli.
Terduga pelaku pencabulan (kemeja kotak hitam putih) saat digiring petugas ke mobil patroli.

Medan | rakyatmedan.com
Sukria Citra (32) warga Jalan Pelita I, Lingkungan V, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, terduga pelaku yang melakukan pencabulan terhadap anak tetangganya YN (4,5) ternyata seorang guru ngaji.

Status terduga pelaku sebagai guru ngaji terungkap, saat petugas menggiringnya menuju mobil patroli, disitu terduga pelaku langsung diteriaki warga yang sudah berkumpul didepan rumah korban. Bukan hanya meneriaki terduga pelaku, warga yang geram juga mencoba untuk menghakiminya, namun berhasil dihalau petugas.

”Woi gak malu kau, kau bilang kau guru ngaji, tapi kayak gitu tingkah kau. Kalau kau sudah gak tahan lagi, kan bisa kau cari perempuan diluar,” teriak warga kepada terduga pelaku saat digiring petugas kedalam mobil patroli, Senin (15/5).

Selain terduga pelaku, korban bersama ibu, ayah dan kakeknya juga ikut masuk kedalam mobil patroli menuju Polsek Medan Timur guna dimintai keterangan lebih lanjut. Selanjutnya mobil patroli meninggalkan lokasi yang sudah dipadati warga.

”Kok dibiarkan pergi begitu saja pelakunya, enak kali dia itu. Maunya tadi dilepaskan aja dulu biar dimassa, baru dibawa ke kantor polisi,” teriak warga lagi.

Diberitakan sebelumnya, warga yang bermukim di Jalan Pelita I, Lingkungan V, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, mengamankan Sukria Citra (32). Sukria Citra yang juga warga setempat diamankan, karena diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap YN (4,5) yang tak lain adalah anak tetangganya.

Dalam melancarkan aksinya, Sukria Citra melakukan modus dengan memberikan uang senilai Rp1.000 kepada korban. (rm/mdns)

portal berita medan
informatif
& terpercaya