Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si saat meresmikan pembukaan pasar murah yang dipusatkan di Lapangan Widuri Jalan Bajak 2, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (17/5).
Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si saat meresmikan pembukaan pasar murah yang dipusatkan di Lapangan Widuri Jalan Bajak 2, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (17/5).

Medan | rakyatmedan.com
Pemko Medan menggelar pasar murah di 151 titik yang tersebar di 21 kecamatan yang ada di Kota Medan. Kehadiran pasar murah ini untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga dipasaran, guna menyambut bulan suci Ramadhan maupun Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Disamping itu juga dalam upaya mengendalikan tingkat inflasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

Pembukaan pasar murah ini dipusatkan di Lapangan Widuri Jalan Bajak 2, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas yang dilakukan langsung Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si. Ada delapan jenis produk yang dijual di pasar murah yakni beras, gula, tepung terigu, telur, mentega, kacang tanah, minyak goreng serta aneka sirup.

Diungkapkan Walikota, jelang hari besar keagamaan seperti bulan puasa dan hari Raya Idul Fitri harga kebutuhan pokok, terutama pangan cenderung meningkat sehingga melemahkan daya beli masyarakat, terutama warga kurang mampu.

Untuk mengantisipasi hal itulah bilang Walikota, Pemko Medan menggelar pasar murah.

“Harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah telah kita subsidi sehingga jauh lebih murah dari harga dipasaran. Dengan demikian kita harapkan warga kurang mampu dapat membeli untuk memenuhi kebutuhannya, terutama dalam menghadapi bulan puasa. Insya Allah dengan terpenuhinya kebutuhan ini, saudara-saudara kita dapat lebih tenang dan khusuk dalam menjalani ibadah puasa,” kata walikota.

Untuk itulah, walikota mengajak masyarakat agar memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya. Selain harganya relatif murah, seluruh bahan pokok yang dijual pun berkualitas dan layak konsumsi.

Agar keberadaan pasar murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama warga kurang mampu, pasar murah pun digelar selama sebulan mulai 17 Mei sampai 16 Juni 2017.

Selanjutnya agar pelaksanaan pasar murah ini tepat sasaran, walikota mengingatkan kepada seluruh panitia, termasuk camat dan lurah agar berperan aktif mengawasi dan menyukseskan pelaksanaan pasar murah yang tujuan utamanya untuk meringankan beban warga kurang mampu dalam menyambut bulan puasa dan lebaran.

“Disamping itu pastikan bahan kebutuhan pokok yang dijual berkualitas dan layak konsumsi!” tegasnya. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya