Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri menghadiri Waisak bersama dengan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) di Yanglim Plaza Medan, Sabtu (20/5) malam.
Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri menghadiri Waisak bersama dengan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) di Yanglim Plaza Medan, Sabtu (20/5) malam.

Medan | rakyatmedan.com
Lebih dari 2000an umat Budha merayakan Hari Raya Waisak 2561 BE/2017 di Kota Medan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Medan di Crystal Royal Ballroom Lantai 5 Yanglim Plaza Medan, Sabtu (20/5) malam

Perayaan Waisak kali ini tidak hanya diikuti oleh umat Buddha yang ada di Kota Medan, tetapi juga banyak yang berasal dari daerah-daerah penyangga Ibukota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Turut hadir FKPD Kota Medan, Ketua Walubi Kota Medan Earlnus Chen, Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kota Medan Pandita Burhan SAG MSi, Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar, Pimpinan PT Hokinda Citra Lestari Joni Riyon, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir.

Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si yang hadir diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri bersyukur perayaan Waisak bagi umat Buddha di Kota Medan tahun 2017 ini dapat berjalan khikmat dan meriah.

Dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kota Medan Ir Saiful Bahri, walikota menyebutkan bahwa Perayaan Waisak selain untuk menyemarakkan Trisuci Waisak, juga harus dimaknai sebagai jembatan hati sekaligus membangun suasana kebersamaan dalam lingkungan Pluralisme, penuh keberagaman serta multikultural.

"Kita tunjukkan kepada daerah lain di Indonesia, bahwa Kota Medan menjadi contoh dan bukti nyata kebhinekaan itu hidup damai dan berdampingan dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Medan," tekan Syaiful Bahri membacakan.

"Jadikanlah peristiwa penting ini sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan sikap saling menghormati, menyayangi antara sesama umat beragama," lanjutnya

Pada kesempatan tersebut, Syaiful Bahri turut mengingatkan seluruh umat Buddha yang hadir agar terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun Kota Medan.

Salah satunya adalah dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan agar kedepan seluruh masyarakat di Kota Medan bisa hidup nyaman, kondusif, tentram serta kompak bersilaturahmi dengan berbagai suku, etnis dan agama lainnya yang ada di Kota Medan.

Usai menyampaikan sambutannya Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri berterima kasih kepada umat Buddha khususnya PT Hokinda Citra Lestari setelah menerima bantuan partisipasi penghijauan Kota Medan dari umat Buddha sebanyak 4000 bibit pohon yang diberikan oleh pimpinan PT Hokinda Citra Lestari Joni Riyon

Ketua Walubi Kota Medan, Earlnus Chen yang pada malam hari itu mewakili umat Budha merasa tersanjung dan berbahagia karena kebersamaan yang terus terjaga dengan Pemko Medan sehingga Perayaan Waisak tahun ini bisa kembali terlaksana.

Ini menunjukkan bahwa Pemko Medan memiliki hati yang cinta kasih sebagaimana yang telah diajarkan Buddha kepada manusia untuk saling berbagi dengan sesamanya.

Sebelumnya panitia penyelenggara, Plt Kadis Kebudayaan Kota Medan, Dra Edliaty MAP menyebutkan, Perayaan Waisak ini merupakan program Pemko Medan yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Untuk tahun ini tema yang diangkat adalah melalui Waisak 2561 BE/2017 kita tingkatkan kesadaran dan kebijaksanaan dalam menjaga kebhinekaan.

"Dengan Subtema Kembangkan Hati Budha dan Cinta Kasih," ucap Edliaty.

Perayaan Waisak tersebut turut dimeriahkan oleh sejumlah tari dan kesenian yang ditampilkan sejumlah sanggar kesenian dan vihara di Kota Medan, seperti barongsai, tari naga.

Tidak ketinggalan pula sejumlah tarian etnis Toba dan tarian Multi Etnis ditampilkan untuk menghibur ribuan pengunjung yang memadati gedung perayaan.

Di akhir acara panitia membagikan puluhan hadiah Lucky Draw yang dipersiapkan kepada pengunjung yang hadir dengan hadiah utama televisi dan kulkas. (rm-05)

portal berita medan
informatif
& terpercaya