Gubernur Sumut Tengku Erry saat pembukaan Muzakarah khusus penyambut bulan suci Ramadhan 1438 hijriah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Minggu (21/5).
Gubernur Sumut Tengku Erry saat pembukaan Muzakarah khusus penyambut bulan suci Ramadhan 1438 hijriah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Minggu (21/5).

Medan | rakyatmedan.com
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi mengatakan, bulan suci ramadan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas iman, memperkuat
ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dengan ramadan tak hanya menimbulkan rasa cinta kepada keadilan dan persamaan derajat umat manusia. Saat inilah memperbanyak amalan serta mempererat hubungan kasih sayang dengan sesama umat muslim dan umat manusia.

"Itulah sebabnya bulan suci ramadan tidak sekadar sebagai ritual keagamanan saja tetapi merupakan media untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Gubsu saat membuka Muzakarah khusus penyambut bulan suci Ramadhan 1438 hijriah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut di aula MUI Sumut Jalan Majelis Ulama Medan, Minggu (21/5).

Di samping itu, Gubsu menjelaskan, ramadan tidak hanya sebagai momentum yang tepat untuk melaksanakan kewajiban zakat. Juga sebagai manusia membutuhkan pedoman yang tepat bagi keselamatan kita , baik sebagai pribadi, etnis, kelompok masyarakat maupun sebagai bangsa.

Kepada MUI Sumut, Gubsu berharap agar benar-benar dapat memperdayakan potensi tokoh-tokoh agama, alim ulama dan organisasi masyarakat terutama dikalangan generasi muda. Sebab generasi muda adalah pemimpin-pemimpin baik di masa kini terlebih di masa yang akan datang.

Makna Ramadan sebagai bulan penuh rahmat diungkapkan juga oleh Ketua MUI Sumut Abdullah Syah. Bahwa kedatang bulan suci ini sangat ditunggu-tunggu umat muslim di dunia. Karena tak hanya penuh keberkahan, bulan Alquran, bulan ampunan, bulan penuh kasih sayang, bulan doa, bulan taubat, bulan kesadaran dan bulan kebebasan dari api neraka.

Oleh karena itu sarana dan ibadah adalah meningkatkan kualitas iman dan taqwa. Untuk itu ibadah dilakukan dengan tatacara yang benar. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW.

"Banyak orang berpuasa yang tidak mendapat apa-apa dari puasanya kecuali lapar, dan banyak orang sholat malam tidak mendapat apa-apa dari sholatnya kecuali begadang (HR Abu Dawuh, Ibnu Majah," jelasnya.

Sementara, Kombes Pol Imam Prakoso menjelaskan, Kapolda Sumut dengan kebijakannya yakin meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada polisi dengan
rakyatnya, melalui peningkatan kinerja, mendekatkan polisi dengan rakyatnya pembenahan kultur dan peningkatan kemampuan mengelola media serta dijabarkan menuju polisi masa depan.

Hadir pada acara tersebut Ketua MUI Sumut Prof DR H Abdullah Syah MA, mewakili Kapolda Sumut Kombes Pol Imam Prakoso, mewakili Kanwil Kemenag Sumut Abdul Rahman, Dewan Pertimbangan MUI Sumut DR H Maslin Batubara, Ketua MUI Kabupaten/Kota se-Sumut. (rm-03)

portal berita medan
informatif
& terpercaya