Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Kapolresta Medan Kombes Pol Sandi Nugroho bersama Tim Satgas Pangan Kota Medan meninjau sejumlah pasar tradisionil maupun modern yang ada di Kota Medan, Selasa (23/5).
Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Kapolresta Medan Kombes Pol Sandi Nugroho bersama Tim Satgas Pangan Kota Medan meninjau sejumlah pasar tradisionil maupun modern yang ada di Kota Medan, Selasa (23/5).

Medan | rakyatmedan.com
Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Kapolresta Medan Kombes Pol Sandi Nugroho bersama Tim Satgas Pangan Kota Medan meninjau sejumlah pasar tradisionil maupun modern yang ada di Kota Medan, Selasa (23/5).

Selain stabilitas harga,  peninjauan ini juga dilakukan untuk mengetahui ketersediaan bahan pangan di Kota Medan jelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Dari peninjauan yang dilakukan tersebut, jelang lima hari datangnya bulan puasa, harga bahan pokok di pasaran cenderung stabil. Dari dua pasar tradisionil yang ditinjau yakni Pasar Muara Takus di Jalan Muara Takus dan Pasar Sei Sikambing di Jalan Gatot Subroto, hanya beberapa pedagang yang berjualan di Pasar Muara Takus memanfaatkan momen datangnya bulan puasa ini untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Salah seorang pedagang sayuran di pintu masuk Pasar Muara Takus menjual bawang putih sebesar Rp60.000/kg, sedangkan umumnya pedagang ditempat itu hanya menjualnya seharga Rp45.000 sampai Rp48.000/kg. Kemudian menyusul salah seorang pedagang ayam, dia menjual ayam broiller seharga Rp32.000/kg, sementara harga jual pedagang ayam lainnya hanya Rp28.000/kg.

Atas temuan ini, walikota langsung memerintahkan pihak PD Pasar untuk melakukan pengawasan secara ketat agar fluktuasi harga ini tidak terjadi di Pasar Muara Takus. Kemudian minta kepada Tim Satgas Pangan untuk  turun tangan sehingga para pedagang tidak memanfaatkan momen datangnya bulan puasa untuk mencari keuntungan yang lebih besar.

“Mereka (pedagang) ingin memainkan harga, sebab yakin masyarakat lagi butuh. Ini yang tidak boleh dilakukan. Kemudian Tim Satgas Pangan juga akan diturunkan untuk menelusuri soal bawang putih,” kata walikota.

Selain mengecek stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, walikota juga minta kepada Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya untuk memperhatikan kondisi Pasar Muara Takus. Disamping masalah kebersihan, kios-kios yang ada juga harus ditata kembali sehingga menjadi lokasi jual beli yang aman dan nyaman bagi pembeli maupun pedagang.

Dari Pasar Muara Takus, Walikota dan Kapolresta bersama Tim Satgas Pangan selanjutnya mendatangi pasar modern Carrefour di Medann Fair Plaza Jalan Gatot Subroto Medan. Ditempat itu tidak ditemukan masalah, baik harga maupun ketersedian bahan pangan. Dari pantauan yang dilakukan Walikota, harga jual gula pasir Rp12.500/kg, daging impor beku lokal maupun impor berkisar Rp80.000-Rp85.000/kg.

Lalu harga bawang putih Rp47.140/kg, bawang merah Rp42.850/kg, cabai merah Rp30.380, cabai rawit Rp38.200/kg, cabai hijau Rp15.000/kg, serta tomat Rp10.700.  Kepada walikota beserta rombongan, Juli Andriani mewakili pihak Carrefour mengatakan, ketersediaan bahan pokok yang ada ditempat itu aman dan harga pun tidak mengalami kenaikan.

Setelah itu peninjauan dilanjutkan di Pasar Tradisionil Sei Sikambing Jalan Gatot Subroto Medan. Walikota beserta Kapolresta dan Tim satgas Pangan tidak menemui adanya kenaikan harga yang signifikan.

Dari sejumlah kios yang ditinjau, terungkap harga bahan pangan masih stabil, seperti bawang putih Rp48.000/kg, kacang tanah kupas Rp27.000/kg, bawang merah Rp24/000/kg, cabai merah dan rawit harganya sama yakni Rp16.000/kg.

Di Pasar Sei Sikambing, Walikota juga mengecek harga daging, hasilnya harga masih normal yakni Rp110.000/kg, begitu juga dengan harga daging kambing,  masih tetap stabil di harga Rp80.000/kg. Terakhir,  walikota beserta rombongan meninjau gudang penyimpanan gula di Jalan Kol. Yos Sudarso, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Di gudang tersebut terdapat lebih kurang 7.000 ton gula yang siap didistribusikan. Menurut salah seorang pria berdarah Tionghoa bertubuh sedikit gemuk yang ditemui di gudang itu mengatakan, distribusi gula  dari gudang ke pasar masih kurang.   Dia memprediksi distribusi gula baru lancar setelah sepekan Ramadhan.

Walikota pun terlihat puas dengan hasil peninjauan yang dilakukan, sebab  sampai 5 hari jelang bulan puasa harga bahan pangan di Kota Medan masih stabil.

“Kita harapkan harga bahan pangan ini terus stabil sampai bulan puasa dan Hari  Raya Idul Fitri 1438 H. Untuk itu kita akan terus melakukan pengawasan, termasuk menurunkan Tim Satgas Pangan setiap hari ke pasar-pasar maupun gudang-gudang penyimpanan bahan pangan yang ada di Kota Medan. Kita akan berupaya  agar harga tetap stabil, tidak terjadi penimbunan serta tersedianya bahan pangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho  berharap agar tidak ada spekulan-spekulan di Kota Medan yang coba-coba  memainkan harga untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

“Jika ditemukan ada tindak pidana dan pelanggaran, langsung kita tindak sesuai dengan aturan berlaku!” tegas Kapolrestabes Medan. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya