Dua Pensiunan TNI Jual Cula Badak, Ini Hukuman Diterimanya

33
Foto: Dua terdakwa pensiunan TNI, Suharto (54) dan Herman (54) dihukum dua tahun penjara dan denda Rp100 juta subsidair 3 bulan kurungan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (8/1) sore.

Medan | rakyatmedan – Dua terdakwa pensiunan TNI, Suharto (54) dan Herman (54) dihukum dua tahun penjara dan denda Rp100 juta subsidair 3 bulan kurungan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (8/1) sore.

Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik menyatakan kedua terdakwa terbukti melakukan perdagangan ilegal dengan menjual bagian tubuh satwa yang dilindungi cula badak.

“Keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 40 ayat (2) UU RI No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP jo peraturan pemerintah No. 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa,” pungkas Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik dalam sidang yang digelar di ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Menanggapi putusan tersebut, baik kedua terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Septebrina yang sebelumnya menuntut terdakwa masing-masing selama 3
tahun penjara dan denda Rp100 juta subsidair 6 bulan kurungan menyatakan pikir-pikir.

Sementara itu, pantauan awak media, selama mendengarkan putusan tampak kedua terdakwa pasrah. Tak ada sedikit pun kata-kata yang keluar dari mulut keduanya saat di persidangan maupun saat diwawancarai wartawan.

Seperti diketahui, keduanya ditangkap petugas kepolisian saat hendak bertransaksi di Hotel Aston Medan dengan seorang Warga Negara (WN) Singapura bernama Ahok. Dari dalam mobil Xenia bernopol BL 782 AI yang ditumpangi keduanya, petugas mengamankan barang bukti satu buah cula badak.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, keduanya pun ditahan dan dititipkan di Rutan Tanjung Gusta Medan. (rm-04)