Ditahan Imbang Gumarang, Djanur Akui Lini Depan Belum Maksimal

40
Foto: Yongki Aribowo dkk gagal menang dari Gumarang.

Medan | rakyatmedan – PSMS Medan gagal meraih kemenangan pada uji cobanya jelang Piala Presiden 2018. Ayam Kinantan ditahan imbang Gumarang dengan skor 1-1 di Lapangan Klambir Lima, Deliserdang, Rabu (10/1) kemarin.

PSMS mengandalkan Yongki Aribowo, didukung Frets dan Choiril di lini depan. Mereka kerap mengancam pertahanan lawan. Salah satunya tandukan Choiril Hidayat yang masih bisa dihalau kiper lawan, Guntur Pranata. Begitu juga tendangan bebas Abdul Azis yang masih melenceng di atas mistar gawang.

Sementara di belakang duet stoper M Roby dan Dani serta dua full back Fredyan Wahyu dan Jajang Sukmara juga harus bekerja keras menghalau serangan Gumarang. Terutama counter attack.

Gumarang bahkan berhasil mencuri gol lewat menit ke-35 lewat Adi Yahya. Berawal dari serangan balik Adi lolos dan mengecoh Rohim. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Djanur membuat perubahan. Dia memasukkan eks penyerang Bhayangkara, Antoni Putro Nugroho dan legiun asing asal Uzbekistan, Gulom Urunov. PSMS semakin gencar mengepung pertahanan lawan. Hasilnya gol baru tercipta menit ke-68 lewat gol bunuh diri bek Gumarang, Zulkifli.

Berawal dari skema serangan Frets dari sisi kiri lawan yang melepaskan crossing ke jantung pertahanan Gumarang. Bola dihalau Zulkifli dengan tandukan masuk ke gawang sendiri.

PSMS berpeluang menang. Namun tandukan Yongki masih melenceng. Peluang terakhir lewat Antoni juga belum berbuah hasil. Skor 1-1 bertahan hingga akhir laga.

“Kelemahan di pertandingan hari ini ada di lini depan ya. Kelihatan banget. Memang kita belum bisa menurunkan sosok striker yang kita miliki dan diharapkan. Tapi, Sadney belum bisa saya turunkan hari ini. Karena dia baru latihan pagi tadi untuk mengembalikan kondisi fisik dulu. Mungkin kalo ada dia, ada perubahan.” jelasnya. (rm-06)