Dendam Berujung Penjara, Heriawan Tembak Mobil Pengusaha Butik

48
Foto: Heriawan Sumantri (32), terdakwa pelaku teror terhadap pengusaha butik bernama Deasy Rezeki Harahap dijatuhi vonis hukuman selama lima tahun penjara.

Medan | rakyatmedan – Heriawan Sumantri (32), terdakwa pelaku teror terhadap pengusaha butik bernama Deasy Rezeki Harahap dijatuhi vonis hukuman selama lima tahun penjara.

Pembacaan putusan itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik di hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Raden dalam sidang yang digelar di ruang Cakra VI, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (18/1) sore.

Majelis hakim menilai hukuman itu diberikan, karena perbuatan terdakwa menimbulkan trauma terhadap pengusaha butik berinisial DRH karena ditembaki dengan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan empat butir peluru.

Selain itu perbuatan terdakwa juga menimbulkan ketakutan dan keresahan di masyarakat, khususnya warga rumah kos-kosan di Jalan Sei Batang Kuis, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan.

“Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 170 jo 406 jo 56 KUHP tentang membuat, memiliki, menyimpan, dan membawa senjata api tanpa memiliki izin pihak berwenang,” kata ketua majelis hakim Erintuah Damanik.

Selain itu, majelis hakim juga menghukum terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp5.000 dan barang bukti berupa satu pucuk senpi rakitan laras pendek jenis revolver dirampas negara untuk dimusnahkan.

Keputusan majelis hakim juga lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Medan Raden. Sedangkan yang memberatkan terdakwa dihukum karena perbuatannya dinilai telah melanggar hukum, sedangkan yang meringankan adalah berlaku sopan selama masa persidangan.

Menanggapi putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Raden dari Kejari Medan, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 7 tahun penjara langsung menyatakan pikir-pikir. Dan terdakwa yang tanpa di dampingi penasihat hukumnya itu langsung menyatakan menerima keputusan majelis hakim.

Pantauan awak media, tampak terdakwa puas dengan putusan tersebut dan terdakwa langsung tersenyum usai majelis hakim membacakan vonisnya.

Untuk diketahui, kasus yang dilakukan Heriawan Sumantri berupa aksi teror penembakan mobil yang terjadi Kamis (27/7) lalu di kos-kosan Jalan Sei Batangkuis, Lingkungan IX, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru.

Heriawan Sumantri yang merupakan warga Jalan Kompos, Dusun III, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sunggal melakukan penembakan ke mobil milik Deasy Rezeki Harahap.

“Motif penembakan ini diketahui karena dendam dan cemburu,” ujar Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (2/8) lalu. (rm-06)