Militer Israel Diduga Salah Tembak Remaja Palestina

1944
Prajurit Israel diduga melakukan kesalahan tembak yang menewaskan warga Palestina (rakyatmedan.com | AFP)
Prajurit Israel diduga melakukan kesalahan tembak yang menewaskan warga Palestina (rakyatmedan.com | AFP)

Militer Israel Diduga Salah Tembak Remaja Palestina
rakyatmedan.com
Israel kemungkinan besar melakukan salah tembak yang menewaskan seorang remaja Palestina berusia 15 tahun.  Penembakan ini diawali dari insiden pelemparan batu di Tepi Barat. Prajurit Israel melepaskan tembakan ke arah pelaku pelemparan, yang menewaskan satu orang. Pelaku pelemparan batu juga diketahui melemparkan bom molotov, ke arah mobil yang melintas. Mereka juga melempar oli ke jalanan. Israel merespons dengan melepaskan tembakan ke arah pihak yang diyakini sebagai pelaku. Akibatnya seorang remaja berusia 15 tahun bernama Mahmoud Rafat badran, tewas.
Sementara empat orang lainnya terluka. Dua orang lain ditangkap dalam kejadian ini. Militer Israel pada awalnya mengeluarkan pernyataan bahwa prajurit melepaskan tembakan, ke arah dua orang warga Palestina yang melempar batu di dekat Desa Beit Sira di rute 443. “Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pelaku terus melakukan pelemparan dan pihak pasukan melakukan tindakan untuk melindungi kendaraan yang melintas,” pernyataan militer Israel, seperti dikutip AFP, Selasa (21/6).
“Pasukan mengonfirmasi bahwa tembakan menyebabkan kematian seorang pelaku pelemparan,” lanjut pernyataan itu.
Tetapi kemudian, militer Israel merevisi pernyataan mereka. “Berdasarkan penyelidikan lanjut, sepertinya warga yang melintas terkena tembakan,” pungkas jurubicara pihak militer Israel. Jurubicara militer Israel itu juga menyebutkan bahwa warga yang tidak bersalah yang tertembak, adalah termasuk korban tewas. Namun keadaan saat ini masih diselidiki.

AFP

Portal berita medan informatif & terpercaya