Tanah Mahal, Perumnas Perbanyak Bangun Hunian Vertikal

1821
Ilustrasi
Ilustrasi

Tanah Mahal, Perumnas Perbanyak Bangun Hunian Vertikal
rakyatmedan.com
Perumnas, badan usaha milik negara (BUMN) yang fokus menyediakan pemukiman menengah bawah hingga Mei 2016 menggarap 92 proyek di sejumlah lokasi strategis di Indonesia. Dari total 92 proyek tersebut, 80 lokasi merupakan rumah tapak (landed house) dan 12 lokasi merupakan vertical format.
Direktur Utama Perumnas, Himawan Arief mengatakan, dengan semakin mahalnya harga tanah di perkotaan, maka ke depan Perumnas akan fokus membangun hunian vertikal dengan komposisi 60 persen, dan sisanya rumah tapak 40 persen. “Pembangunan proyek khususnya high rise building menjadi prioritas dalam memenuhi kebutuhan rumah rakyat di Indonesia,” kata Himawan di sela peresmian “Desain Center” Perumnas sekaligus buka puasa bersama media di Jakarta, Rabu (22/6).
Dia mengatakan, ketersediaan lahan kini semakin sedikit, terutama untuk wilayah perkotaan. Dampaknya, persaingan harga tanah di beberapa lokasi strategis semakin ketat. Atas dasar ini, Perumnas fokus garap hunian vertikal.
Dia mengatakan, 12 lokasi hunian vertikal yang tengah digarap Perumnas adalah Sukaramai Medan, Ilir Barat Palembang, Jakabaring Palembang, Cengkareng Banten, Pulo Gebang dan Kemayoran Jakarta, Karawang, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makassar. “Dari 12 proyek vertical housing, dua di antaranya merupakan proyek peremajaan dan sudah disetujui dengan penghuni lama,” kata Himawan.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Perumnas meluncurkan Desain Center guna mendukung perencanaan perseroan dalam menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Selama ini, kata dia, Perumnas menggandeng pihak ketiga dalam membuat perencanaan hunian yang terintegrasi memiliki aspek ekonomi, sosial dan investasi. Kini, dengan kehadiran Desain Center perencanaan pembangunan perumahan baik vertikal maupun horizontal dapat digarap internal. “Konsumen Indonesia telah berkembang sengan selera pasar yang tinggi, kehadiran Desain Center akan membantu mengakomodasi selera konsumen,” kata dia.
Diketahui, Perumnas pada tahun ini ditargetkan pemerintah membangun 33.500 rumah sebagai bagian program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Jokowi. Sesuai dengan misi Perumnas membangun 400.000 unit rumah dalam lima tahun ke depan, perseroan pada 2017 akan membangun 100.000 unit rumah. (bs)

Portal berita medan informatif & terpercaya