Sektor Properti Indonesia Diyakini Bakal Bangkit

Properti diperkirakan membaik pada semester II-2016
Properti diperkirakan membaik pada semester II-2016.

Sektor Properti Indonesia Diyakini Bakal Bangkit

rakyatmedan.com
Indonesia Property Watch (IPW) meyakini pengembangan sektor properti di Indonesia bakal bangkit kembali setelah mengalami stagnasi dalam jangka waktu beberapa tahun terakhir.

“Dengan banyaknya stimulus yang diberikan, seharusnya dalam waktu tidak lama lagi pasar properti akan kembali unjuk gigi untuk memberikan manfaat bagi bangsa dan negara Indonesia,” kata Direktur Eksekutif IPW, Ali Tranghanda, di Jakarta, Sabtu (3/9).

Berdasarkan riset yang dirilis IPW pada kuartal II/2016, nilai transaksi penjualan perumahan masih mengalami pertumbuhan negatif 13,3 persen (qtq) dan masih turun 49,8 persen (yoy). Namun, kata Ali, sedikit harapan mulai muncul dengan adanya kenaikan tipis 3,2 persen bila dilihat berdasarkan jumlah unit terjual.

“Fenomena tersebut dinilai antara lain karena saat ini pasar perumahan lebih mengerah ke arah segmen menengah bawah,” jelasnya.

Selain itu, ujar dia, beberapa stimulus yang berpotensi memberikan tenaga tambahan bagi pasar perumahan dan properti untuk terus tumbuh, seperti turunnya suku bunga acuan di level 6,5 persen dan masih dimungkinan untuk diteruskan tren penurunannya.

Direktur Eksekutif IPW juga mengingatkan, stimulus lainnya seperti pelonggaran aturan “loan to value” (LTV) dan Inden, serta gencarnya pemerintah dalam menggalakkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.

Stimulus lainnya adalah program amnesti pajak dan Dana Investasi Real Estate (DIRE) yang mengalami pemotongan pajak menjadi jenis “single tax” dengan total besaran pajak sebesar 1,5 persen.

“Besaran pajak ini masih lebih murah 50 persen dibandingkan REITs di Singapura yang mengenakan pajak 3 persen. Meskipun di Indonesia belum terlalu populer namun pada jangka panjang instrumen ini akan menjadi pilihan para pengembang nasional,” kata Ali. (rm/ant)

portal berita medan
informatif & terpercaya